Latest Program: Satgas Yonif 511 Perkuat Persaudaraan Lewat Layanan CKG di Pedalaman Papua
Satgas Yonif 511 Perkuat Persaudaraan Lewat Layanan CKG di Pedalaman Papua
Satgas Yonif 511/DY melakukan pelayanan cek kesehatan gratis (CKG) secara rutin di Kampung Popome, Distrik Mokoni, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Upaya ini bertujuan memperbaiki kondisi kesehatan warga sekaligus membangun kepercayaan antara prajurit TNI dengan masyarakat setempat.
Kegiatan CKG diadakan oleh Bintara Kesehatan Pos Popome, Sertu Ayyubi, yang menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat pedalaman. Fokus utama adalah memastikan akses layanan kesehatan bagi warga yang kesulitan mencapai fasilitas medis.
Program CKG dihadirkan sebagai bagian dari pembinaan teritorial (binter) TNI. Dengan adanya layanan ini, Satgas tidak hanya menjalankan tugas pengamanan perbatasan, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sosial di wilayah penugasan. Aspek kesehatan dianggap penting karena menjadi fondasi bagi kemajuan komunitas.
Responden masyarakat, Maung Murip, memberikan apresiasi atas inisiatif Satgas Yonif 511/DY. “Kegiatan CKG ini sangat membantu dan berdampak positif bagi kesehatan warga,” kata tokoh masyarakat tersebut. Ia menyatakan bahwa kehadiran prajurit memperkuat ikatan harmonis antara TNI dan masyarakat.
Sertu Ayyubi menambahkan bahwa program CKG adalah salah satu bentuk kegiatan esensial yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Prajurit Pos Popome menyambut warga dengan ramah, melakukan pemeriksaan menyeluruh, serta membagikan obat dan vitamin secara gratis.
Di samping Popome, Satgas Yonif 511/DY juga aktif memberikan layanan kesehatan gratis di Distrik Lowanom dan Balingga, Lanny Jaya. Kehadiran mereka diharapkan mampu menjalin hubungan kekeluargaan yang berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam pembangunan sosial.
Satgas Yonif 136/TS Puncak Jaya turut berkontribusi dengan mengadakan pelayanan kesehatan keliling di dua kampung terpencil. Upaya serupa diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi antara TNI dengan warga perbatasan. Dengan demikian, kehadiran prajurit di pedalaman Papua menjadi sarana membangun keharmonisan dan kerja sama dalam berbagai aspek kehidupan.
“Kegiatan ini mencerminkan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang mudah dijangkau dan terjangkau,” ujar Maung Murip.
Program CKG yang digagas Satgas Yonif 511/DY dinilai berhasil memperkuat hubungan antara personel TNI dan warga. Kepercayaan yang terbangun akan memudahkan koordinasi dalam meningkatkan kualitas hidup di daerah terpencil. Kehadiran prajurit diharapkan menjadi contoh kepedulian yang terus berkelanjutan.