Key Strategy: Unand Terapkan Sistem Emong untuk Anak Berprestasi Kesulitan Biaya Kuliah, Wujudkan Mimpi Pendidikan Tinggi
Unand Luncurkan Sistem Emong untuk Dukung Mahasiswa Berprestasi yang Kesulitan Biaya
Universitas Andalas (Unand) di Padang, Sumatera Barat, kini menerapkan program Emong guna membantu calon mahasiswa berprestasi yang menghadapi tantangan ekonomi. Tujuan utama kebijakan ini adalah memastikan anak-anak berbakat tetap dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa terhalang masalah keuangan. Sistem Emong dirancang sebagai langkah strategis untuk mendukung aspirasi akademik generasi muda.
Proses Verifikasi dan Bantuan yang Diberikan
Program ini dilakukan melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), di mana Unand secara aktif menganalisis data dan profil mahasiswa yang diterima. Selain itu, kampus juga menerima masukan dari masyarakat mengenai kondisi ekonomi calon mahasiswa. Setiap laporan yang masuk akan diproses secara mendalam. Jika ditemukan kesulitan finansial, pihak kampus akan langsung memberikan bantuan berupa fasilitas atau beasiswa penuh.
“Kebijakan ini diterapkan untuk mengatasi hambatan ekonomi yang seringkali mengandaskan impian generasi muda,” ujar Rektor Unand, Efa Yonnedi.
Sistem Emong telah berhasil membantu dua mahasiswa dari Fakultas Kedokteran yang berasal dari Singkarak, Kabupaten Solok, serta Kota Padang. Mereka akan mendapatkan beasiswa hingga menyelesaikan studi mereka. Pendanaan berasal dari dana sosial kampus Unand di Limau Manis Padang, menunjukkan komitmen internal dalam memberikan akses pendidikan yang adil.
Penguatan Akses Pendidikan
Rektor Efa Yonnedi menegaskan bahwa Unand berupaya keras agar tidak ada mimpi pendidikan tinggi yang terbengkalai. Program ini juga menemukan beberapa calon mahasiswa dari Kabupaten Kepulauan Mentawai yang menghadapi kesulitan ekonomi. Meski belum mendapatkan beasiswa, kampus telah memfasilitasi registrasi mereka dan mencari alternatif bantuan yang sesuai.
Di sisi lain, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menerima bantuan Beasiswa Bank Muamalat ULM bagi tujuh mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menyatakan perannya sebagai “bapak angkat” bagi mahasiswa terdampak bencana di Aceh, memastikan dukungan penuh dari Kemenag untuk kelangsungan studi mereka.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan Rp220,65 miliar untuk Program Gratispol Kaltim, mendukung ratusan ribu mahasiswa. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten OKU meluncurkan program beasiswa kedokteran di UIN Syarif Hidayatullah mulai tahun ajaran 2026. Program ini bertujuan mempercepat lahirnya tenaga medis unggul dari kalangan kurang mampu.
Selain itu, Universitas Muhammadiyah Maumere memberikan solusi pembayaran UKT melalui hasil bumi dan mencicil hingga mahasiswanya bekerja. Pemerintah provinsi Kalimantan Tengah juga memperluas Program Kuliah Gratis dengan menambahkan…