Special Plan: InJourney Airports Optimalkan Empat Bandara dengan Fasilitas Mecca Route Haji 2026
InJourney Airports Optimalkan Empat Bandara dengan Fasilitas Mecca Route Haji 2026
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) telah menyiapkan empat bandara utama untuk mendukung layanan Mecca Route Haji 2026. Tujuan utamanya adalah memudahkan proses keberangkatan jemaah haji dengan menerapkan pemeriksaan imigrasi lebih awal di Indonesia. Fasilitas ini bertujuan mengurangi kesulitan saat jemaah tiba di bandara Jeddah atau Madinah.
Keempat Bandara yang Terlibat
Layanan Mecca Route, yang merupakan inisiatif pemerintah Arab Saudi, telah diintegrasikan ke empat bandara. Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Soekarno-Hatta Tangerang, Juanda Surabaya, dan Adi Soemarmo Solo menjadi tempat pengelolaan pemeriksaan paspor. InJourney Airports berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk memastikan kelancaran layanan tersebut.
“Fasilitas Mecca Route adalah langkah strategis yang mendukung pengurangan antrean dan waktu tunggu jemaah di Tanah Suci,” kata Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi.
Proses keamanan sebelum keberangkatan juga diatur melalui asrama haji. Personel Aviation Security terlatih telah disiapkan, serta peralatan seperti x-ray, walk-through metal detector (WTMD), dan hand-held metal detector (HHTD) untuk memeriksa orang dan barang bawaan.
Kesiapan 19 Bandara Lainnya
Selain empat bandara utama, InJourney Airports juga menyiapkan 19 bandara keberangkatan lainnya. Total sekitar 205.333 calon jemaah haji akan diberangkatkan pada 22 April 2026. Koordinasi terus dilakukan dengan pihak terkait untuk memastikan seluruh bandara embarkasi dan antara siap melayani jemaah.
Infrastruktur udara seperti runway, taxiway, dan apron telah disiapkan untuk mendukung operasional pesawat besar, seperti Boeing 777 dan Airbus A330. Bandara Internasional Yogyakarta menjadi contoh baru yang ditetapkan sebagai embarkasi haji, menawarkan layanan keberangkatan menuju Tanah Suci untuk pertama kalinya sejak operasional 2019.
Sejumlah bandara, seperti Bandara Internasional Lombok, kini semakin terhubung dengan Jakarta melalui penerbangan TransNusa. Ini meningkatkan aksesibilitas dan pilihan untuk jamaah haji. Selama Kuartal I 2026, InJourney Airports berhasil melayani 38,20 juta penumpang, menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 5 persen.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melakukan inspeksi langsung ke Arab Saudi untuk memastikan kesiapan layanan haji 2026. Meski pergerakan penumpang melandai karena kebijakan WFH bagi ASN, Bandara Soetta tetap beroperasi normal tanpa gangguan.