Main Agenda: Prabowo sukses tingkatkan kepercayaan investor Jepang dan Korsel

Prabowo Sukses Tingkatkan Kepercayaan Investor Jepang dan Korsel

Jakarta – Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan keyakinan investor global terhadap Indonesia. Menteri Investasi dan Hilirisasi serta CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa serangkaian pertemuan yang diadakan berjalan lancar dan menghasilkan banyak manfaat.

Usai menghadiri forum “Indonesia-Korea Partnership for Resilient Growth” di Seoul pada Rabu (1/4), Rosan menyatakan bahwa partisipasi aktif Presiden Prabowo dalam berdiskusi langsung dengan pelaku usaha menjadi faktor utama yang mendorong respons positif dari kalangan bisnis.

“Mereka bisa menyampaikan langsung ke Bapak Presiden inputnya, kemudian ‘feedback’-nya, dan juga apa kendala-kendalanya yang memang mereka ada di Indonesia dan Bapak Presiden sangat responsif dan sangat terbuka. Dan ini sangat-sangat direspons positif oleh dunia usaha,”

katanya sebagaimana keterangan yang diterima, Kamis.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah melakukan pertemuan strategis dengan perusahaan besar. Di Jepang, lebih dari 300 pengusaha menghadiri forum bisnis, disertai pertemuan terbatas dengan 12 perusahaan utama. Sementara di Korea Selatan, dilakukan pertemuan intensif dengan 11 perusahaan besar.

Meski ada ketidakpastian geopolitik global, minat investasi dari Jepang dan Korea Selatan terus meningkat. Investasi Korea tumbuh sekitar 14 persen per tahun, sementara Jepang mengalami pertumbuhan sekitar 8-9 persen per tahun.

Selain itu, kehadiran Danantara sebagai “sovereign wealth fund” Indonesia juga memberikan dorongan pada kepercayaan investor untuk berinvestasi bersama (co-investment). Saat ini, pemerintah sedang memproses beberapa rencana investasi bersama dengan perusahaan besar, termasuk Lotte Chemical dan POSCO.

“Kami dalam proses menindaklanjuti investasi bersama yang bisa mencapai 6 miliar dolar AS,”

kata Rosan.

Rosan juga menegaskan bahwa banyak investor yang telah beroperasi di Indonesia kini berkomitmen untuk memperluas investasi ke tahap berikutnya, seperti KCC Glass dan POSCO, serta beberapa perusahaan lain yang akan masuk ke fase kedua. Menurut Rosan, kemampuan Indonesia dalam menjaga stabilitas politik dan ekonomi menjadi salah satu alasan utama investor mempercayai pemerintah sebagai fondasi penting untuk komitmen jangka panjang.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan kesepakatan yang telah dicapai dapat terealisasi secepat mungkin, memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.

“Kami meyakini investasi ke Indonesia akan terus berkembang, dan memberikan manfaat bagi kita semua,”

pungkasnya.

Kunjungan ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi strategis di kawasan, sekaligus membuktikan efektivitas diplomasi ekonomi Prabowo dalam menarik investasi berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *