Sinner kian bayangi Alcaraz di peringkat satu ATP

Sinner dan Alcaraz Salip Persaingan di Peringkat Satu ATP

Jakarta – Jannik Sinner terus mengejar posisi Carlos Alcaraz yang memimpin peringkat satu dunia, dengan selisih poin hanya 50 dalam ATP Live Race To Turin setelah tiga bulan memasuki musim 2026. Setelah meraih gelar di Australian Open dan ATP 500 Doha, Alcaraz membangun catatan kemenangan beruntun 16 pertandingan hingga mencapai semifinal Indian Wells. Sementara itu, Sinner menciptakan momentum dengan kemenangan di Indian Wells dan Miami, mengakhiri “Sunshine Double” yang memperkukuh posisinya di persaingan.

Live Race Menjadi Barometer Peringkat Satu

Kamis, menurut data ATP, tidak ada petenis lain yang berada dalam jarak 1.000 poin dari kedua bintang tersebut. Daniil Medvedev berada di posisi ketiga, tertinggal 1.200 poin dari Sinner. Musim masih awal, tetapi Alcaraz dan Sinner kembali menjadi pengatur utama persaingan untuk gelar nomor satu akhir tahun. Fils dan Lehecka juga meraih kemajuan signifikan di Miami, mendukung upaya mereka memperoleh kualifikasi pertama ke ATP Finals.

“Live Race menjadi indikator utama untuk mengukur ketatnya kompetisi di peringkat satu,” kata ATP.

Arthur Fils mencapai semifinal ATP Tour terbesarnya di Miami, meningkatkan peringkatnya ke delapan dalam Live Race. Petenis Prancis berusia 21 tahun itu juga pernah sampai final di Doha dan perempat final di Indian Wells. Sementara Jiri Lehecka melompat 54 peringkat ke posisi ke-10 setelah menorehkan prestasi pertamanya di ATP Masters 1000. Ceko itu tiba di Miami dengan catatan 6-5 musim ini, tetapi tampil gemilang di turnamen lapangan keras, bahkan tidak kehilangan servis hingga babak final.

Alexander Zverev, semifinalis di Indian Wells dan Miami, menggeser Novak Djokovic dari posisi keempat. Alex de Minaur dan Ben Shelton, dua mantan pesaing di Turin, juga berada di delapan besar. ATP Finals akan diadakan pada 15–22 November di Inalpi Arena, Turin. Favorit lokal, Sinner, telah memenangkan turnamen akhir musim selama dua tahun berturut-turut. Dalam musim lalu, ia mengalahkan Alcaraz di final, mengubah catatan head to head mereka menjadi 6-10.

Lehecka, yang sebelumnya hanya sampai perempat final di Doha dan Dubai, menunjukkan peningkatan signifikan di Miami. Penampilannya di turnamen tersebut membantu memperkuat posisinya dalam kompetisi kualifikasi. Sementara Alcaraz dan Sinner terus berjaga-jaga, gelaran tahun ini berpotensi mengubah arah perjuangan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *