Key Discussion: Takluk 0-2 dari Persijap, Semen Padang telan tiga kekalahan beruntun
Takluk 0-2 dari Persijap, Semen Padang Telan Tiga Kekalahan Beruntun
Kota Padang, Sumatera Barat, menjadi tempat kekalahan keempat berturut-turut bagi Semen Padang FC dalam Super League 2025/2026. Tim asal Ranah Minang kini berada di peringkat ke-17 klasemen sementara, dengan 20 poin dari 28 laga yang telah dijalani. Pada pertandingan di Stadion GOR Haji Agus Salim, Persijap mengalahkan Semen Padang dengan skor 0-2, menambah daftar kekalahan tim tersebut.
Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, mengungkapkan kekecewaannya setelah hasil tersebut. “Apa yang diinginkan tidak tercapai. Pasti kecewa,” ujarnya Senin. Dalam laga tersebut, Persijap mencetak dua gol: satu di menit ke-37 melalui Rendi Saepul dan satu lagi melalui penalti Carlos Henrique Franca di menit ke-45.
“Kami hanya berjarak lima poin dengan Semen Padang sebelum bertanding. Oleh karena itu, kami tidak mau ambil risiko,” kata Mario Lemos, pelatih Persijap.
Semen Padang sempat berusaha mengubah nasib, dengan mengeksploitasi pertahanan Persijap dari sisi kiri dan kanan sejak awal pertandingan. Namun, pertahanan tim tamu tetap rapat, mencegah Firman Juliansyah dan rekan-rekan setimnya menciptakan peluang yang signifikan. Ini adalah pertandingan pertama kali Imran Nahumarury menurunkan Arthur Augusto sebagai penjaga gawang, berbeda dari pertandingan sebelumnya yang lebih sering menggunakan Rendy Oscario Sroyer.
Meski kedua tim menciptakan sejumlah peluang, Persijap tetap mempertahankan kemenangan tanpa balasan hingga akhir pertandingan. Di luar lapangan, para suporter Semen Padang mengeluarkan kekecewaan melalui nyanyian bernada sarkastik dan pelemparan petasan di sekitar Stadion GOR Haji Agus Salim.
Semen Padang sebelumnya telah mengalami kekalahan berturut-turut dari Persib dan Persis Solo, membuat situasi ini semakin memperparah tekanan atas performa tim. Mario Lemos menegaskan bahwa laga melawan Semen Padang tidak mudah, namun anak asuhnya berhasil meraih tiga poin berkat kerja sama tim yang kompak dan disiplin.
Hasil ini memperkuat posisi Persijap di peringkat ke-13 dengan 28 poin dari 28 laga, sementara Semen Padang semakin berada di zona degradasi. Kekalahan keempat mereka memperlihatkan tantangan besar dalam perjuangan untuk mempertahankan tingkat kinerja yang baik di kompetisi ini.