Solving Problems: Menteri Dody Ungkap Banyak Keanehan di Kementerian PU, Tunjukkan Bukti
Menteri PU Sampaikan Temuan Khusus dalam Laporan Audit
Jakarta — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebutkan adanya berbagai kecurigaan terhadap praktik internal Kementerian PU, berdasarkan hasil bacaan draf laporan audit yang telah diterimanya secara lengkap. Ia menjelaskan, kejanggalan tersebut mulai terasa sejak awal, ketika hanya mendapat presentasi singkat dalam bentuk powerpoint.
“Pertama kali saya terima hanya dalam bentuk powerpoint, dua atau tiga lembar. Tapi rasanya kurang nyaman,” ujar Dody, yang dikutip pada Rabu (1/4/2026).
Rasa tidak percaya ini mendorongnya meminta dokumen laporan secara utuh. Setelah mempelajari, Dody mengungkapkan menemukan banyak hal yang tidak masuk akal, menurut pendapat pribadinya.
“Ya, banyak keanehan. Menurut saya, hampir semua yang dibicarakan tidak didukung bukti,” katanya.
Dody menegaskan, beberapa temuan dalam laporan tersebut tidak disertai bukti kuat, termasuk dugaan pelanggaran serius seperti tindak pidana korupsi (Tipikor). Ia menyatakan, hal-hal yang disebut dalam laporan belum terbukti, meskipun ada bukti.
“Tidak ada yang bersinggungan, meskipun buktinya ada. Pokoknya hampir semua nggak ada,” ujarnya.
Menurut Dody, objek audit justru mengarah langsung kepadanya sebagai menteri, bukan kepada pihak-pihak yang seharusnya diperiksa. Ini menimbulkan pertanyaan mengapa diaudit.
“Yang diaudit itu Menteri PU, bukan dua Dirjen. Jadi saya bingung, kenapa jadi saya?”
Dody memberikan contoh spesifik dari keanehan yang ditemukan, yakni pengumpulan dana yang tidak logis dari segi waktu. Ia menyebutkan, dana sebesar Rp100 juta dikumpulkan untuk kasus kematian, tetapi kematian terjadi pada 2025, sementara dana itu dikumpulkan di tahun 2022.
“Ada pengumpulan dana, sekitar Rp100 juta untuk yang meninggal. Tapi dana diambil di tahun 2022, sementara kematian terjadi di 2025,” ungkapnya.
Dody menegaskan, temuan tersebut perlu diselidiki lebih lanjut sebelum diambil keputusan. Ia berjanji akan melakukan klarifikasi internal untuk melacak lebih dalam.