Official Announcement: Trump ancam banyak bom meledak jika gencatan senjata berakhir

Trump Ancam Ledakan Bom Jika Kesepakatan Jeda Senjata Berakhir

Washington – Donald Trump, presiden Amerika Serikat, mengancam akan menggempur “banyak bom” jika kesepakatan jeda senjata dengan Iran berakhir. Pernyataan ini dilontarkan saat ia diwawancara PBS News pada Senin (20/4), setelah negosiasi antara AS dan Iran di Islamabad, Pakistan, gagal memperoleh kesepakatan. Putaran pertama perundingan pada 11-12 April lalu tidak menghasilkan hasil yang memuaskan, sehingga Trump mengatakan delegasi AS siap melakukan putaran kedua.

“Banyak bom akan mulai meledak,” ujar Trump. Pernyataan ini menunjukkan sikap kerasnya terhadap Iran, terutama setelah serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari lalu menyebabkan kerusakan dan korban di wilayah Teheran.

Selama dua minggu, Iran membalas dengan menyerang area Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah. Kesepakatan jeda senjata antara kedua pihak diumumkan pada 7 April, tetapi kegagalan perundingan di Islamabad memaksa Trump mengambil tindakan ekstra. Ia memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokir pelabuhan Iran sebagai upaya menekan Teheran agar kembali ke meja perundingan.

Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, menyatakan bahwa negosiasi akan dilanjutkan dalam 24 jam ke depan. Ia menambahkan bahwa perjanjian jeda senjata, yang berlaku hingga 22 April, mungkin diperpanjang. Meski demikian, ancaman Trump tetap menjadi sorotan, menggambarkan ketegangan yang terus memanas antara AS dan Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *