Chery ungkap teknologi baterai untuk capai jarak tempuh EV 1.500 km
Chery Ungkap Teknologi Baterai untuk Capai Jarak Tempuh EV 1.500 km
Dari Jakarta – Produsen kendaraan asal Tiongkok, Chery, tengah mengembangkan teknologi baterai solid-state yang diklaim mampu meningkatkan jarak tempuh mobil listrik hingga lebih dari 1.500 km. Teknologi ini akan mengalahkan capaian dari kendaraan elektrik yang beredar di pasaran saat ini.
Keunggulan Kepadatan Energi
Sebagaimana dilaporkan oleh Drive, prototipe baterai solid-state yang sedang dikembangkan Chery telah mencapai kepadatan energi 400 watt-jam per kilogram. Mereka juga menyatakan bahwa versi berikutnya dari baterai ini ditargetkan mencapai 600 watt-jam per kilogram. Dibandingkan dengan baterai lithium-ion yang saat ini menjadi standar, kepadatan energi yang dimiliki baterai solid-state ini jauh lebih tinggi, berkisar antara 250 hingga 300 watt-jam per kilogram.
“Teknologi baterai solid-state yang kami kembangkan bisa meningkatkan jangkauan kendaraan listrik menjadi lebih dari 1.500 kilometer, lebih jauh dari mobil listrik mana pun yang ada di pasaran saat ini,” jelas Chery.
Baterai sebagai Bagian dari Jajaran ‘Rhino’
Produk baterai solid-state ini merupakan bagian dari lini ‘Rhino’ yang baru diluncurkan. Jajaran ini juga mencakup paket baterai untuk mobil hybrid (Seri H) yang dijanjikan mampu menempuh jarak hingga 2.000 km, serta mobil listrik yang menggunakan baterai lithium-ion biasa (Seri E).
Uji Coba dan Kinerja Daya Tahan
Chery menyatakan bahwa teknologi baterainya dirancang untuk menunjang hingga 5.000 siklus pengisian, serta mampu menambah jarak tempuh 500 km dalam delapan menit. Namun, belum jelas apakah kinerja ini berlaku untuk baterai lithium-ion atau solid-state.
“Baterai solid-state ini akan diuji dalam kondisi nyata, termasuk suhu tinggi dan rendah, paparan garam, simulasi tabrakan, serta benturan di bawah bodi. Selain itu, uji perendaman air juga akan dilakukan,” tambah perusahaan.
Sebagian besar proses pengujian akan dilakukan secara virtual, namun Chery tetap memastikan bahwa hasilnya valid dan teruji di lingkungan nyata. Teknologi ini menandai langkah signifikan dalam pengembangan mobil listrik, dengan fokus pada daya tahan dan efisiensi energi yang lebih baik.