Key Strategy: Misbakhun Sebut Kunjungan Prabowo ke Jepang Strategis, Ini Alasannya
Misbakhun Sebut Kunjungan Prabowo ke Jepang Strategis, Ini Alasannya
Kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Jepang akhir Maret 2026 dinilai Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun sebagai langkah penting untuk perekonomian nasional. Pencapaian dari forum bisnis Indonesia-Jepang yang diadakan di Tokyo menunjukkan kekuatan kerja sama antara kedua negara dalam sektor bernilai tambah tinggi, terutama melalui kesepakatan-kesepakatan strategis yang ditandatangani.
Menurut Misbakhun, kunjungan Presiden ke Jepang bukan hanya sekadar diplomasi, tetapi juga merupakan bagian dari economic statecraft. MoU yang lahir menunjukkan positioning Indonesia yang makin matang dalam rantai nilai global, menurutnya.
Dalam konteks tersebut, peran Danantara Investment Management semakin menonjol sebagai penunjang ekosistem investasi nasional. Peluncuran Mandiri Aviation Leasing Fund, platform pertama di Indonesia untuk sektor leasing pesawat, menjadi sorotan Komisi XI. Misbakhun menyebut langkah ini membuka peluang baru bagi Indonesia dalam rantai pasok global.
“Industri leasing pesawat adalah sektor padat modal, berstandar global, dan berorientasi jangka panjang. Dengan keterlibatan Danantara sebagai anchor investor, Indonesia tidak lagi hanya menjadi pasar, tetapi mulai mengambil peran sebagai pemain,” kata Misbakhun.
Kemitraan antara Danantara, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management dinilai sebagai bentuk inisiatif dalam keuangan dan investasi. Struktur dana yang institutional-grade serta kolaborasi dengan lessor pesawat global menandai peningkatan kualitas investasi nasional. Hal ini selaras dengan fungsi Komisi XI dalam mendorong pendalaman pasar keuangan.
Misbakhun juga menyoroti pergeseran arah pembangunan ekonomi Indonesia menuju sektor bernilai tambah, berteknologi tinggi, dan berkelanjutan. Kesepakatan di Tokyo, lanjutnya, membawa dampak luas, termasuk transfer pengetahuan, penguatan institusi, serta peningkatan kredibilitas Indonesia di mata investor internasional.
Komisi XI DPR RI akan terus memantau agar kerja sama internasional dan inovasi pembiayaan tetap sesuai prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Langkah yang diambil dalam kunjungan tersebut, menurut Misbakhun, berada di jalur yang tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, serta membawa Indonesia ke kelas yang lebih tinggi.