What Happened During: BRIN kembangkan teknologi pembersih air tercemar limbah logam berat

BRIN kembangkan teknologi pembersih air tercemar limbah logam berat

Jakarta – Poltek Nuklir BRIN telah merilis inovasi teknologi untuk membersihkan air yang terkontaminasi logam berat, khususnya tembaga. Teknologi ini menggunakan karbon aktif yang dimodifikasi dengan metode iradiasi gamma dan bahan-bahan ramah lingkungan. Dosen Poltek Nuklir BRIN yang juga memimpin tim penelitian, Dhita Ariyanti, menjelaskan bahwa pengembangan ini bertujuan menciptakan solusi praktis dalam pengolahan air limbah.

Kami membuat metode yang meningkatkan kemampuan karbon aktif dalam menyerap logam berat. Hasilnya menunjukkan potensi baik untuk digunakan dalam pemurnian air limbah, terutama karena prosesnya cepat dan efisien. Namun, masih banyak peningkatan yang diperlukan agar efektivitas penyerapan bisa ditingkatkan melalui penggunaan teknologi radiasi,” tuturnya.

Dalam proses modifikasi, karbon aktif biasa dicampur dengan surfaktan Methyl Ester Sulfonate (MES), yang mudah terurai dan berasal dari sumber bahan alam. Setelah itu, material tersebut dikenai iradiasi gamma untuk mengubah struktur permukaannya, sehingga daya serap terhadap logam berat meningkat. Dhita menambahkan bahwa hasil pengujian menunjukkan karbon aktif yang dimodifikasi mampu menyerap tembaga lebih cepat dan efektif dibandingkan bahan biasa.

Kondisi optimal tercapai setelah 15 menit waktu kontak dengan dosis iradiasi gamma sebesar 10 kiloGray (kGy), yang menghasilkan kapasitas adsorpsi yang lebih tinggi. Dosen lain dari Poltek Nuklir BRIN, Deny Swantomo, menegaskan bahwa iradiasi gamma mampu mengubah struktur karbon aktif hingga tingkat mikro.

“Gamma irradiation memungkinkan perubahan struktur material hingga tingkat mikro, sehingga karbon aktif memiliki lebih banyak ruang dan titik aktif untuk menangkap logam berat. Ini menunjukkan bahwa teknologi nuklir bisa dimanfaatkan dalam mendukung solusi lingkungan,” ujarnya.

Metode ini tidak hanya meningkatkan kecepatan penyerapan logam berat tetapi juga mengurangi waktu pengolahan air. Deny menyebutkan ini menjadi keunggulan utama, terutama untuk sektor industri yang membutuhkan efisiensi tinggi. Meskipun demikian, penelitian terus berlangsung untuk menyempurnakan teknologi ini.

Pada masa depan, inovasi ini diharapkan dapat diperluas penerapannya, baik dalam pengolahan limbah industri maupun penyediaan air bersih. Tujuannya adalah menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *