Kuwait laporkan serangan drone pada bandara – dilaporkan tak ada korban
Kuwait Laporkan Serangan Drone pada Bandara, Tak Ada Korban
Pada Rabu pagi, Bandara Internasional Kuwait menjadi korban serangan pesawat tak berawak, menurut pernyataan Otoritas Penerbangan Sipil negara tersebut. Insiden ini disebut berkaitan dengan Iran serta kelompok-kelompok bersenjata yang terikat dengan pihak itu. Serangan tersebut mengenai tangki penyimpanan bahan bakar yang dikelola oleh Kuwait Aviation Fuelling Company, menyebabkan api besar, seperti diungkapkan oleh Abdullah Al-Rajhi, juru bicara otoritas. Tim darurat segera diterjunkan untuk memadamkan kobaran api dan memastikan keamanan wilayah tersebut.
Laporan awal menyatakan tidak ada korban yang terluka, dengan kerusakan terbatas pada kerugian material. Serangan terbaru ini merupakan lanjutan dari beberapa insiden serupa yang menargetkan fasilitas bandara dalam beberapa minggu terakhir. Sebelumnya, pada Sabtu (28/3), otoritas penerbangan mengumumkan bahwa beberapa serangan drone telah menghantam Bandara Internasional Kuwait, merusak sistem radarnya secara signifikan.
“Serangan itu menghantam tangki penyimpanan bahan bakar yang dioperasikan oleh Kuwait Aviation Fuelling Company, sehingga memicu kebakaran besar,” kata Abdullah Al-Rajhi, juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil Kuwait.
Peristiwa-peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, yang dimulai pada 28 Februari. Sejak saat itu, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta aset-aset AS di berbagai wilayah Timur Tengah.