Special Plan: Pemkot Bekasi tanggung biaya pengobatan 14 korban kebakaran SPBE
Pemkot Bekasi Tanggung Biaya Pengobatan 14 Korban Kebakaran SPBE
Kota Bekasi, Jawa Barat, melalui pemerintah setempat, mengumumkan komitmen untuk menanggung seluruh biaya medis dan perawatan 14 individu yang terkena dampak kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya. Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menunjukkan kehadiran negara dalam menjawab musibah yang menimpa masyarakat.
“Kami pastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara menyeluruh. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk negara hadir dan bertanggung jawab atas musibah yang terjadi kepada masyarakat,” ujarnya saat melakukan inspeksi di lokasi, Kamis.
Menurut Abdul Harris, biaya pengobatan akan ditanggung penuh baik melalui BPJS Kesehatan maupun skema pendanaan lain. Ia menekankan bahwa peristiwa kebakaran berdampak luas, termasuk pada permukiman warga sekitar. “Dampak yang ada di sekitar sini tentunya rumah warga beberapa yang terdampak dan korban kurang lebih 14 orang,” tambahnya.
“Para korban sudah kita evakuasi ke Rumah Sakit Tipe A kita. Baik, di RSUD Chasbullah maupun rujukan ke RS Cipto Mangunkusumo agar mendapatkan penanganan yang baik,” katanya.
Kebakaran tersebut diduga terjadi akibat kebocoran gas saat proses pengisian tabung, sehingga memicu api dan merusak area sekitar. Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi Heryanto mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil investigasi sementara, penyebab utamanya adalah kebocoran gas selama pengisian ke tabung utama.
Investigasi dan Dampak Kebakaran
Menurut Heryanto, area sekitar sebesar 2.000 meter persegi terkena dampak. Sejumlah warga juga menjadi korban, dengan luka bakar yang mengakibatkan hampir 90 persen dari tubuh mereka rusak. “Mereka saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar yang dialami,” jelasnya.
Setelah api berhasil dipadamkan pada Kamis pukul 03.45 WIB, kondisi di lokasi kejadian dinyatakan telah aman dan terkendali. Pemerintah Kota Bekasi juga mengimbau warga tetap waspada hingga hasil investigasi lebih lanjut diperoleh untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.