Visit Agenda: Blazers bangkit tekuk Spurs 106-103, kedua tim sama kuat 1-1

Blazers Bangkit Tekuk Spurs 106-103, Kedua Tim Sama Kuat 1-1

Pertandingan kedua babak playoff NBA Wilayah Barat di San Antonio, Rabu (Waktu Indonesia Barat), berakhir dengan kemenangan Portland Trail Blazers 106-103 atas San Antonio Spurs. Hasil ini membuat kedua tim saling imbang dalam seri 1-1. Kemenangan Blazers didapat setelah mereka bangkit dari tekanan Spurs yang sempat mengungguli hingga 14 poin di kuarter keempat.

“Sebagai tim, kami bertujuan bermain agresif. Kami menargetkan untuk menghantam lawan yang masuk ke zona paint, melakukan box out, serta mengatur tempo permainan dengan cepat. Strategi tersebut menjadi faktor utama dalam keberhasilan kami,” kata Scoot Henderson, pemain Blazers, seperti dilaporkan situs resmi NBA.

Victor Wembanyama, bintang Spurs, mengalami cedera gegar otak pada kuarter kedua. Cedera ini mengakibatkan ia harus ditarik dari pertandingan dan menjalani masa pemulihan minimal 48 jam serta tes neurologis. Absennya pemain tinggi 224 sentimeter tersebut menjadi titik balik bagi Blazers.

Blazers memanfaatkan keadaan dengan mengubah momentum. Robert Williams III memperkuat keunggulan tim mereka dengan alley-oop dunk pada 12 detik tersisa, membawa skor menjadi 104-101. Dalam pertandingan ini, Henderson mencetak 31 poin, sedangkan Jrue Holiday berkontribusi dengan 16 poin dan sembilan assist. Deni Avdija serta Robert Williams III juga berperan dengan 14 dan 11 poin masing-masing.

Di sisi Spurs, Stephon Castle menjadi top scorer dengan 18 poin, diikuti De’Aaron Fox yang mengemas 17 poin. Devin Vassell mencatatkan 16 poin dan 12 rebound, namun gagal menambahkan angka dari tembakan tiga angka pada detik-detik akhir. Sebelum cedera, Wembanyama mencetak 35 poin di gim pertama, tetapi hanya mampu menghasilkan lima poin, empat rebound, satu blok, dan satu assist dalam 12 menit.

Kekalahan ini mengakhiri rekor Spurs yang sebelumnya tidak pernah kalah saat unggul 14 poin atau lebih di kuarter keempat. Rekor tersebut terputus setelah mereka kalah dalam situasi serupa pada 19 Mei 2003 melawan Dallas. Gim ketiga akan berlangsung di markas Portland pada Jumat waktu setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *