Macron: Prancis “tidak terlibat” aksi militer AS-Israel terhadap Iran
Macron: Prancis “tidak terlibat” dalam Serangan Militer AS-Israel terhadap Iran
Dalam pernyataannya, Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan bahwa negaranya tidak terlibat dalam operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pernyataan ini diberikan pada hari Rabu (1/4), sebagai respons terhadap tudingan yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump, seperti dilaporkan media lokal.
“Prancis memang tidak terlibat dalam ofensif militer tersebut. Kami tidak diajak berdiskusi dan bukan bagian dari tindakan yang diambil oleh AS dan Israel,” kata Macron, menurut laporan dari saluran berita Prancis BFMTV.
Sebelumnya, Trump mengunggah pernyataan di akun media sosial Truth Social, menyebut bahwa Prancis tidak mengizinkan pesawat yang membawa pasokan militer ke Israel melintasi wilayahnya. Ia juga menyoroti bahwa Prancis “tidak mendukung secara aktif” dan memperingatkan bahwa AS akan “mengingat peran negara tersebut” dalam kejadian ini.
Istana Elysee, tempat tinggal Macron, mengonfirmasi kembali sikap Prancis yang tetap konsisten sejak awal krisis. “Keputusan ini mencerminkan posisi Prancis yang jelas dan berkelanjutan,” ungkap pernyataan resmi dari institusi tersebut.
“Operasi militer yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran dinilai melanggar hukum internasional,” tambah pihak Prancis.
Pemerintah Prancis terus menolak partisipasi dalam serangan tersebut, mengingat keputusan mereka telah dipertahankan sejak awal perang. Dengan demikian, Macron memastikan bahwa Prancis tidak terlibat dalam tindakan militer yang menargetkan Iran.