Key Strategy: Perang AS-Iran Bikin Dunia Pusing, Warga Ramai Nyolong Bensin
Perang AS-Iran Bikin Dunia Pusing, Warga Ramai Nyolong Bensin
Krisis Global Akibat Konflik Militer
Dari Jakarta, gelombang kejahatan mencuri bahan bakar terus menghiasi stasiun pengisian di Inggris dan AS. Fenomena ini terjadi akibat meledaknya perang antara AS-Israel dengan Iran, yang memicu lonjakan harga minyak dan gas global pada Rabu, 22 April 2026. Situasi memburuk karena penutupan de-facto Selat Hormuz, jalur distribusi minyak kritis yang mengatur sekitar 20% pasokan dunia. Serangan balik Iran terhadap infrastruktur energi di Teluk, meskipun sekarang berhenti dalam gencatan senjata sementara, memperparah keadaan, seperti dilaporkan oleh Russia Today.
Kenaikan Harga dan Dampak di Inggris
Di Inggris, harga bensin melonjak menjadi lebih dari 1,58 pound per liter, naik dari 1,33 pound sebelum perang. Laporan Royal Automobile Club mengungkapkan peningkatan pencurian bensin sebesar 27% akibat kenaikan biaya. Studi oleh Forecourt Eye menunjukkan 6.500 liter bahan bakar dicuri setiap hari di bulan Maret, atau kenaikan 15,7% dibandingkan Februari. Jika dihitung nasional, kerugian stasiun bahan bakar bisa mencapai 1,25 juta pound per minggu.
Perbandingan dengan Amerika Serikat
Di AS, rata-rata harga bensin mencapai US$4 per galon nasional dan US$6 di California, dibandingkan level US$3 sebelum konflik. Menteri Energi Chris Wright mengatakan harga di bawah US$3 mungkin tak akan kembali hingga tahun depan. Komentar ini dianggap salah oleh Presiden Donald Trump, yang menyebut harga bakal turun setelah perang berakhir.
Kasus Pencurian di Eropa dan Australia
Eropa juga mengalami kenaikan harga bahan bakar. Di Jerman, diesel melonjak hingga 40% sejak awal perang. Di Prancis, harga energi naik 9% pada Maret, dengan peningkatan penjualan mobil listrik mencapai 51% di seluruh Eropa. Di Australia, kenaikan pencurian bensin mencapai 8% hingga 30% nasional sejak Februari, berdasarkan data ACAPMA. Biro Statistik New South Wales memperkirakan setiap kenaikan 10 sen harga bensin menimbulkan 120 insiden pencurian tambahan per bulan.
Rusia Berhasil Menghindari Kenaikan Harga
Berselisih dengan negara lain, Rusia tidak mengalami lonjakan signifikan karena pasokan bahan bakarnya cukup. Harga satu liter bensin kelas menengah di sana mencapai 68 rubel per akhir April, sedikit naik dari 67 rubel pada Februari. Wakil Perdana Menteri Aleksandr Novak memerintahkan undang-undang melarang ekspor bensin untuk menjaga pasokan dalam negeri, sebagaimana diumumkan melalui media.
“Pada tingkat biaya bahan bakar saat ini, pengendara yang sengaja menghindari pembayaran merugikan sektor ini lebih dari 100 juta pound setahun,” kata Claire Nichol, Direktur Eksekutif British Oil Security Syndicate, kepada The Sun.
Metode Pencurian yang Berubah
Para pencuri kini menggunakan alat seperti bor untuk menghancurkan tangki bahan bakar kendaraan, terkadang hanya dengan wadah sederhana seperti jerigen susu. Seorang warga Arizona mengeluh kehilangan tangki bensin kosong dan tagihan perbaikan sebesar US$3.000, menurut laporan Washington Post.