New Policy: Peduli Perempuan, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara

Peduli Perempuan, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara

Pada Hari Kartini, PT Pertamina (Persero) menggelar donasi satu unit mobil mamografi kepada Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI). Langkah ini bertujuan meningkatkan layanan kesehatan perempuan secara lebih inklusif. Mobil mamografi kini bisa dioperasikan secara mobile dengan fasilitas lengkap dan ramah difabel, sehingga dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia.

Program yang Diharapkan Memberi Manfaat Lebih Luas

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menyatakan bantuan ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kesehatan perempuan dan memperkuat pemberdayaan masyarakat. Menurut Oki, kanker payudara tetap menjadi penyakit utama yang mengancam perempuan Indonesia, sehingga deteksi dini sangat krusial.

“Mobil mamografi ini diharapkan bisa menjangkau wilayah lebih luas dan mendorong perempuan Indonesia berani memeriksakan diri. Ini bukan sekadar simbol, tapi upaya nyata untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih cepat dan berkualitas,” ujar Oki dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (22/4/2026).

Ketua YKPI, Linda Agum Gumelar, menyambut baik inisiatif Pertamina. Menurutnya, mobil mamografi yang lebih canggih dan ramah difabel menjadi langkah penting dalam meningkatkan akses layanan kesehatan. Pertamina juga meluncurkan program PinkCheck, kampanye kesadaran periksa dini kanker payudara yang menargetkan 1.000 perempuan untuk mengikuti pemeriksaan, baik melalui mobil mamografi maupun metode SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri).

Mobil mamografi yang diberikan merupakan unit kedua setelah Pertamina menyumbang unit serupa pada 2014. Unit sebelumnya telah menempuh lebih dari 25.000 kilometer dan melayani lebih dari 18.200 perempuan secara gratis. Corporate Secretary Arya Dwi Paramita berharap unit baru ini bisa meningkatkan manfaat bagi masyarakat, terutama dengan teknologi yang lebih mutakhir.

Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Teknologi Ramah Difabel

Mamografi adalah metode pemeriksaan yang menggunakan sinar X-Ray untuk mendeteksi kanker payudara sejak tahap awal. Pemeriksaan dimulai dengan konsultasi medis, lalu dilanjutkan dengan pemindaian alat. Dr. Hardina menekankan pentingnya pemeriksaan rutin, khususnya untuk perempuan di atas 40 tahun, karena gejala awal sering tidak terdeteksi.

“Deteksi dini sangat vital karena banyak penderita kanker payudara tidak merasakan adanya benjolan di tahap awal. Pemeriksaan berkala menjadi kunci untuk meningkatkan peluang kesembuhan,” kata dr. Hardina dalam acara tersebut.

Kolaborasi antara Pertamina, YKPI, dan Pertamedika IHC juga diperkuat dengan kegiatan edukasi, termasuk talk show tentang pencegahan dan deteksi kanker payudara. Kehadiran mobil mamografi mendapat sambutan positif, termasuk dari kelompok difabel. Tia, pendamping difabel dari Depok, mengatakan ini pertama kalinya dia mengikuti pemeriksaan.

“Saya berharap program ini bisa terus berkembang, termasuk untuk difabel yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan,” ujarnya.

Ariani, perempuan difabel yang menggunakan kursi roda, juga memberikan apresiasi. “Fasilitas di mobil ini sangat lengkap, dan ramah difabel. Saya tidak menyangka alat canggih biasanya ada di rumah sakit bisa diakses di sini,” katanya. Program ini menegaskan komitmen Pertamina untuk menjadikan akses kesehatan lebih merata, sekaligus mencerminkan semangat kesetaraan dalam transformasi sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *