Pengangkutan sampah ke TPST Bantargebang ditargetkan normal pekan ini

Pengangkutan sampah ke TPST Bantargebang ditargetkan normal pekan ini

Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta tengah berupaya memulihkan layanan pengangkutan sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang agar dapat beroperasi kembali secara normal dalam waktu dekat. Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa sampah yang tertunda pascaarus balik Lebaran sedang dipercepat distribusinya ke fasilitas pengolahan, seperti TPST Bantargebang dan RDF Plant.

Penyebab Penumpukan Sampah

Asep mengakui bahwa penumpukan sampah di beberapa titik di dalam kota terjadi karena pengaruh libur Lebaran serta insiden longsor yang terjadi di TPST Bantargebang beberapa waktu lalu. “Pascalebaran dan adanya kejadian longsor di TPST Bantargebang, terjadi penumpukan sampah di sejumlah lokasi. Kami tidak menutup-nutupi kondisi ini dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat,” ujar Asep.

Langkah Peningkatan Efisiensi

Sebagai upaya mengatasi masalah tersebut, DLH Jakarta menerapkan pengaturan waktu pengangkutan (shifting) untuk mengurangi antrean truk dan menghindari kepadatan di jalur akses ke lokasi. Selain itu, pihaknya tidak melakukan pembatasan kuota, melainkan mengoptimalkan proses distribusi melalui sistem kerja yang lebih terukur. Saat ini, pengangkutan sampah dibagi menjadi tiga sesi setiap hari agar alur pengiriman lebih lancar dan mengurangi penumpukan kendaraan.

“Kami ingin memastikan para sopir bekerja dalam kondisi aman dan teratur, sekaligus menjaga kelancaran operasional pengangkutan sampah,” kata Asep di Jakarta, Kamis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *