Special Plan: Blokade Trump Jalan Terus, AS Cegat 3 Kapal Tanker Iran di Dekat RI

Blokade Trump Jalan Terus, AS Cegat 3 Kapal Tanker Iran di Dekat RI

Sejumlah kapal tanker Iran telah dihentikan oleh militer Amerika Serikat di perairan Indonesia, dalam upaya mempertahankan blokade laut yang diterapkan Presiden Donald Trump. Tindakan ini terjadi meski Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Teheran pada Selasa (21/4) malam waktu setempat. Menurut data dari MarineTraffic dan sumber keamanan, tiga kapal yang dicegat termasuk supertanker Deep Sea, yang terakhir tercatat di lepas pantai Malaysia sepekan lalu.

Detil Kapal-kapal yang Dicegat

Kapal Sevin, salah satu dari tiga tanker tersebut, memiliki kapasitas maksimal 1 juta barel dan terisi sekitar 65 persen. Sementara itu, Dorena yang berbendera Iran dikabarkan penuh muatan minyak mentah sebesar 2 juta barel. Dorena terakhir terlihat di lepas pantai India Selatan tiga hari lalu sebelum ditahan oleh pasukan AS. Sumber keamanan tambahan menyebutkan bahwa kapal Derya mungkin juga menjadi sasaran AS, karena gagal membongkar muatan di India sebelum aturan pembelian minyak Iran dibatalkan.

Dikutip Reuters, Komando Pusat AS mengungkapkan Dorena kini berada di bawah pengawasan kapal perusak Angkatan Laut AS di Samudra Hindia setelah mencoba melanggar blokade.

Dalam beberapa hari terakhir, militer AS juga mengalihkan jalur tiga kapal tanker Iran lainnya. Mereka memang terus mengincar kapal-kapal tersebut di wilayah Indo-Pasifik. Jenderal Dan Caine, Kepala Staf Gabungan AS, menyatakan bahwa pencegatan kemungkinan besar akan dilakukan di jalur Selat Malaka.

Perang antara AS, Israel, dan Iran telah berlangsung hampir dua bulan, tetapi belum ada tanda bahwa perundingan damai akan kembali dimulai. Penutupan Selat Hormuz selama konflik ini mengganggu pasokan minyak dan gas global, dengan memengaruhi seperlima dari total suplai energi dunia. Krisis energi pun terpicu akibat hal tersebut.

Menurut laporan Lloydslist dikutip dari CNN, Selat Malaka menjadi area utama bagi konsentrasi tanker gelap yang membawa minyak ilegal, termasuk kapal dari negara yang dijatuhkan sanksi seperti Iran.

Iran menjawab dengan menangkap dua kapal kontainer yang berusaha keluar dari Teluk Persia melalui Selat Hormuz, setelah menembaki beberapa kapal. Sementara itu, AS telah menyita satu kapal kargo dan satu kapal tanker Iran dalam beberapa hari terakhir. Strategi militer AS melibatkan upaya menargetkan kapal Iran jauh dari Selat Hormuz untuk menghindari risiko ranjau laut terapung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *