AS cabut sanksi terhadap Penjabat Presiden Venezuela

AS Cabut Sanksi Terhadap Penjabat Presiden Venezuela

Washington – Amerika Serikat (AS) telah menghapus sanksi yang diberlakukan terhadap Delcy Rodriguez, Penjabat Presiden Venezuela, seperti yang diumumkan oleh situs resmi Departemen Keuangan AS pada Rabu (1/4). Langkah ini diambil oleh Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC), yang merupakan bagian dari Departemen Keuangan, tanpa menyebutkan alasan spesifik dari keputusan tersebut.

Rodriguez, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden di bawah kepemimpinan Nicolas Maduro, dikenai sanksi oleh AS pada 2018 sebagai bagian dari upaya menghukum anggota pemerintahan Maduro. Setelah kejadian tersebut, ia mengambil alih peran sebagai penjabat presiden setelah pasukan militer AS memaksa menangkap Maduro dan istrinya di Caracas pada 3 Januari.

Dalam sebuah unggahan di media sosial X, Rodriguez menyambut penghapusan sanksi sebagai langkah positif menuju normalisasi hubungan dan peningkatan kerja sama bilateral. Ia berharap langkah ini dapat mendukung pembangunan ekonomi negara tersebut.

Kedutaan Besar AS di Caracas kembali beroperasi setelah ditutup selama tujuh tahun, pada Senin (30/3). Kembalinya kedutaan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam hubungan antara AS dan Venezuela, yang telah memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Meski hubungan tetap tegang, AS telah melonggarkan sejumlah pembatasan, terutama di sektor energi.

Venezuela, yang memiliki sebagian dari cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, tetap menjadi salah satu pemain kunci dalam lanskap energi global. Kehadiran Rodriguez sebagai penjabat presiden sejak 2021 menjadi titik balik dalam upaya memperkuat hubungan diplomatik antara kedua negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *