Topics Covered: BGN klarifikasi terkait informasi susu MBG dijual di minimarket

BGN memberikan pernyataan klarifikasi terkait adanya susu MBG dijual di minimarket

Jakarta – Setelah rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan pernyataan klarifikasi terhadap isu susu dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditemukan di toko minimarket. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa institusinya tidak memiliki perjanjian atau komitmen dengan produsen tertentu terkait penjualan produk susu MBG.

“Pihak BGN menegaskan bahwa tidak pernah terjadi kontrak atau kesepakatan dengan produsen manapun. Jadi, jika ada produsen yang mengadakan promosi dengan menulis ‘susu sekolah’, itu adalah upaya mereka sendiri,” ujarnya.

Menurut Dadan, berdasarkan SOP yang berlaku, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan membeli susu MBG dari minimarket atau UMKM lokal untuk mendukung peternak setempat. “SPPG membeli susu dari toko-toko besar atau usaha kecil menengah, bukan memberikan preferensi ke produsen tertentu. Jadi, jika ada produsen yang ingin memperluas jangkauan penjualan, mereka mungkin menggandeng pasar umum,” tambahnya.

Deputi BGN Pastikan Tidak Produksi Susu

Sementara itu, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengklaim bahwa BGN tidak pernah menghasilkan susu dalam bentuk apapun, apalagi yang menggunakan nama program MBG. “BGN tidak memiliki produksi susu, jadi jika ada produk yang menyebut nama BGN atau MBG, itu bukan dari kami,” tuturnya.

Nanik meminta masyarakat yang menemukan produk susu dengan label “Susu Gratis Program MBG, tidak untuk diperjualbelikan” di minimarket atau tempat lain segera melaporkan ke call center BGN di nomor 127.

Warganet Ramai Diskusikan Susu yang Dijual di Pasaran

Sebelumnya, informasi tentang susu yang diklaim terkait program MBG memicu perdebatan di media sosial. Beberapa netizen membagikan gambar produk susu 125 ml yang terlihat dijual dengan harga Rp4.000 per kemasan atau Rp138.000 per dus, meski labelnya menyatakan “tidak untuk diperjualbelikan”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *