TNGGP buka jalur pendakian 13 April dengan gelang khusus

TNGGP Mulai Buka Jalur Pendakian pada 13 April dengan Penerapan Gelang RFID Khusus

Cianjur, Jawa Barat – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango kembali membuka akses pendakian pada 13 April 2026. Sebagai langkah antisipasi, setiap pendaki akan menerima gelang khusus berbasis teknologi Radio Frequency Identification (RFID).

Uji Coba Teknologi Gelang RFID

Menurut Humas TNGGP Agus Deni, pembukaan jalur pendakian akan diawali dengan pengujian teknologi gelang RFID. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan pendaki dan membedakan antara yang telah mendaftar secara online dengan yang masuk tanpa izin.

“Gelang khusus yang akan dipakai calon pendaki bertujuan untuk memastikan keselamatan pendaki dan mempermudah pencarian saat terjadi pendaki dilaporkan hilang, namun kami belum tahu teknis-nya nanti seperti apa,” katanya.

Proses Pendaftaran dan Kuota Pendaki

Pendaki yang sudah melakukan pendaftaran online dapat segera menghubungi pusat layanan atau call center untuk penjadwalan ulang. Meski kuota per hari tetap sama, yakni 300 pendaki, akses akan dibuka melalui tiga pintu masuk.

“Kami masih menunggu informasi untuk penerapannya seperti apa, termasuk nanti tata pengembalian gelang yang dipakai karena penerapannya akan dilakukan Dirjen Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi,” katanya.

Penggunaan Teknologi untuk Pengelolaan Lestari

Akses pendakian sempat ditutup selama enam bulan akibat masalah sampah dan perbaikan sistem pengelolaan. Dengan adanya gelang RFID, diharapkan pendaki lebih disiplin dalam mendaftar dan mematuhi aturan.

“Pendakian sempat ditutup selama enam bulan karena sampah dan perbaikan sistem pengelolaan, sehingga kami berharap para pendaki menjadi pendaki cerdas dengan tidak meninggalkan sampah dan merusak kelestarian alam di taman nasional,” katanya.

Harapan untuk Pendaki yang Bertanggung Jawab

Agus Deni juga mengimbau pendaki untuk tetap menjaga lingkungan selama akses kembali dibuka. Teknologi ini, katanya, bisa menjadi penanda pendaki yang naik secara prosedural atau legal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *