New Policy: Rektor Unhas: Penguasaan teknologi kunci daya saing
Rektor Unhas: Teknologi Menjadi Penentu Utama Daya Saing
Makassar – Dalam pidatonya kepada wisudawan periode April 2026, Rektor Universitas Hasanuddin Prof Jamaluddin Jompa (JJ) menegaskan bahwa kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan global dan penguasaan teknologi adalah elemen kritis dalam meningkatkan daya saing. Ia menyoroti pentingnya memperkuat kemampuan adaptif, literasi teknologi, serta cara berpikir yang progresif sebagai dasar utama kesiapan lulusan menghadapi pergeseran struktur ekonomi dan dinamika pasar kerja.
Transformasi Global dan Kesiapan Lulusan
Prof JJ menjelaskan bahwa perubahan global yang terjadi, seperti krisis energi, persaingan geopolitik, dan dampak teknologi, telah mengubah cara kerja dan ekonomi secara mendalam. Oleh karena itu, lulusan diharapkan memiliki kemampuan adaptasi tinggi serta kemampuan menganalisis perubahan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan. Menurutnya, kemampuan ini menjadi syarat penting untuk bersaing di era yang terus berkembang.
Paradigma Baru dalam Dunia Kerja
Kata Prof JJ, dunia kerja masa kini tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis, tetapi juga individu yang mampu belajar dengan cepat, berpikir secara kritis, dan menyesuaikan diri dengan situasi yang dinamis. Pergeseran ini mengubah kebutuhan industri menuju kompetensi yang lebih fleksibel dan responsif. Ia menyoroti konsep
learning agility
sebagai faktor krusial, yakni kemampuan untuk menghadapi lingkungan baru, memahami perubahan, dan menyelesaikan masalah kompleks secara efektif.
Dalam konteks tersebut, Prof JJ juga menekankan pentingnya berpikir kritis sebagai fondasi untuk menghadapi era informasi yang disrupsi. Literasi digital, menurutnya, tidak lagi hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga dengan kemampuan mengevaluasi kebenaran data dan menyusun argumen berdasarkan fakta. Selain itu,
growth mindset
dipandang sebagai penggerak utama dalam mendorong keberhasilan adaptasi individu.
“Literasi digital bukan sekadar mampu menggunakan teknologi, tetapi bagaimana kalian mampu berpikir kritis, memilah informasi, dan menghasilkan solusi yang bertanggung jawab,” tambah Prof JJ saat memberikan sambutan di hadapan wisudawan.