New Policy: Maybank Indonesia catat pembiayaan berkelanjutan tumbuh 92,9 persen

Maybank Indonesia Luncurkan Pembiayaan Berkelanjutan dengan Pertumbuhan 92,9 Persen

Jakarta – Pada tahun 2025, Maybank Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan dalam pembiayaan berkelanjutan, mencapai Rp8,24 triliun. Angka ini meningkat 92,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut diukur berdasarkan Klasifikasi Kerangka Kerja Produk Berkelanjutan (SPF) dan Kerangka Kerja Keuangan Transisi (TFF), yang ditetapkan oleh Maybank Group serta sesuai standar internasional.

Ekspansi Sektor Hijau Menjadi Pendorong Utama

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengungkapkan bahwa kenaikan ini utamanya didorong oleh perluasan pembiayaan di bidang lingkungan hidup. Terutama, sektor transportasi ramah lingkungan menjadi kontributor terbesar, dengan nilai pembiayaan mencapai Rp4,6 triliun. Angka ini naik dari Rp2,1 triliun di tahun sebelumnya.

“Penyaluran ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, baik melalui pembiayaan kendaraan listrik maupun pembiayaan pada rantai nilai pendukungnya,” ujarnya.

Pada segmen ritel, kerja sama dengan entitas anak, yaitu Maybank Finance (MIF) dan WOM Finance, memberikan kontribusi dalam memperluas akses pembiayaan untuk kendaraan listrik dan hibrida, baik untuk mobil maupun sepeda motor.

Perkembangan Di Lain Sektor

Selain transportasi, Maybank Indonesia juga memberikan pembiayaan di bidang energi terbarukan sebesar Rp315 miliar, serta di sektor pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan berkelanjutan sekitar Rp500 miliar. Upaya ini bertujuan mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Dari sisi investasi, bank tersebut juga berpartisipasi dalam instrumen berkelanjutan seperti obligasi hijau atau sukuk, dengan total investasi mencapai Rp1,5 triliun. Selain itu, Maybank Indonesia memperluas penggunaan pembiayaan berbasis keberlanjutan melalui sustainability-linked financing, yang totalnya mencapai Rp1,1 triliun.

Kinerja Nonfinansial yang Menggambarkan Komitmen

Komitmen keberlanjutan Maybank Indonesia juga terlihat dari pencapaian nonfinansial. Hingga 2025, bank tersebut telah meningkatkan kesejahteraan lebih dari 400 ribu rumah tangga, menurunkan emisi karbon operasional sebesar 30,84 persen dari baseline 2019, serta mencatat lebih dari 388 ribu jam kegiatan berkelanjutan.

Secara kumulatif, selama periode 2021-2025, Maybank Indonesia telah menggerakkan pembiayaan berkelanjutan sejumlah Rp17,31 triliun. Berdasarkan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB), total pembiayaan yang disalurkan hingga 2025 mencapai Rp21,23 triliun atau 19,55 persen dari total kredit bank.

“Dengan kinerja tersebut, Maybank Indonesia semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pelaku industri perbankan yang aktif mendorong transisi energi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” tutur Steffano.

Komitmen ini sejalan dengan misi “Humanising Financial Services” dan strategi jangka panjang ROAR30 (2026-2030), yang menempatkan keberlanjutan serta nilai syariah sebagai diferensiasi utama pertumbuhan bank.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *