Special Plan: Pemkot salurkan bantuan alat bantu pendengaran bagi warga Jakut
Pemkot Salurkan Bantuan Alat Bantu Pendengaran Bagi Warga Jakut
Jakarta – Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Utara, dalam rangka meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas sensorik, menyalurkan 72 unit alat bantu pendengaran kepada warga di enam kecamatan di Kota Jakarta Utara (Jakut). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan layanan sosial yang lebih optimal.
Komitmen Meningkatkan Kesejahteraan
Kepala Seksi Perlindungan, Jaminan, dan Rehabilitasi Sosial Sudinsos Jakarta Utara, Agus Kurniawan, mengatakan alat bantu dengar tersebut bertujuan membantu penerima manfaat dalam beraktivitas sehari-hari dan memperbaiki kemampuan komunikasi. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.
“Bantuan ini bentuk komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas,” kata Agus Kurniawan di Jakarta, Jumat.
Persiapan Sebelum Penyaluran
Sebelum menerima bantuan, seluruh calon penerima telah melalui serangkaian pemeriksaan dan pengukuran. Proses ini dilakukan untuk memastikan alat yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. “Pengukuran dilakukan oleh tim profesional dari PT Hearing Vision,” tambah Agus.
“Pengukuran dilakukan oleh tim profesional dari PT Hearing Vision selaku penyedia pengadaan alat bantu dengar,” ujar Agus.
Progres Distribusi dan Tahapan Selanjutnya
Sampai Kamis (23/4), jumlah penerima manfaat mencapai 72 orang, terdiri dari 45 peserta pada tahap I dan 27 orang pada tahap II. “Saat ini, masih tersisa 128 unit alat bantu dengar yang akan didistribusikan pada tahap III,” lanjut Agus. Penyaluran berikutnya akan dilakukan setelah data dari Satpel kecamatan, anggota dewan, serta masyarakat lainnya terkumpul dan diverifikasi.
Program untuk Peningkatan Kesejahteraan
Program ini diharapkan dapat mencapai sasaran tepat serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami juga terus melakukan pendataan untuk bantuan lainnya, seperti kursi roda dan kaki palsu,” imbuh Agus.
“Semoga bantuan ini dapat menunjang kebutuhan penyandang disabilitas dalam beraktivitas,” ujar Agus.
Testimoni Warga yang Menerima Bantuan
Seorang warga Kelurahan Pegangsaan Dua, Irfan Indra (46), menyatakan bahwa pendengarannya kini telah membaik setelah menerima alat bantu pendengaran. Ia mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu, yang menyebabkan hilangnya suara dan nada. Kini, ia merasakan suara kembali terdengar jelas. “Terima kasih kepada pemerintah atas bantuannya,” ungkap Irfan.