Polisi kejar tiga DPO kasus pengeroyokan dan pembacokan di Cilandak

Polisi kejar tiga DPO kasus pengeroyokan dan pembacokan di Cilandak

Jakarta – Satuan Polisi Resor Metro Jakarta Selatan sedang memburu tiga orang DPO yang terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/3) dini hari pukul 02.00 WIB. Pelaksana tugas Kanit Krimum Satreskrim, Ipda Alpino De Tech, menjelaskan dalam konferensi pers di Polsek Cilandak bahwa ada tiga orang DPO, satu di antaranya terkait pengrusakan sepeda motor, sementara dua lainnya berhubungan dengan pembacokan. “Total ada tiga orang DPO,” ujarnya.

“Para pelaku tidak membawa senjata pulang setelah kejadian, melainkan dikumpulkan di satu lokasi. Ini menjadi petunjuk penting dalam pengembangan kasus,” kata Alpino.

Dalam penyelidikan, polisi telah memeriksa sembilan saksi dan mengamankan rekaman CCTV dari dua titik kejadian. Empat senjata tajam diduga digunakan oleh pelaku juga ditemukan, disembunyikan di wilayah Cirendeu, Tangerang Selatan. Korbannya adalah seorang pria berinisial CF (22) yang mengalami luka bacok di punggung dan tangan.

Kepolisian menangkap empat pelaku yang terlibat dalam kejadian di Jalan Pertanian Raya dan Jalan Adhyaksa, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Keempat tersangka tersebut berinisial AIL (17), MTA (16), dan AW (18). Satu pelaku lainnya masih di bawah umur. AIL bertugas melakukan pengeroyokan dan menyimpan senjata tajam berupa celurit. MTA melakukan pembacokan dengan sajam corbek, sementara AW terlibat dalam perusakan.

Barang bukti yang disita meliputi satu unit sepeda motor Vario, serta senjata tajam berupa celurit, cocor bebek, dan balok kayu. Atas tindakannya, para pelaku dikenai pasal 262 juncto pasal 307 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal lima sampai tujuh tahun penjara.

Peristiwa tersebut dimulai dari aksi tawuran antarkelompok, dipicu oleh tantangan di media sosial. Kedua kelompok berasal dari wilayah Lebak Bulus dan memiliki hubungan karena janji lewat medsos. “Mereka satu kelurahan di Lebak Bulus,” tambah Alpino.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *