New Policy: ASDP: Penyeberangan Hunimua–Waipirit operasi 24 jam di libur Paskah

ASDP: Layanan Feri Hunimua–Waipirit Beroperasi 24 Jam Selama Libur Paskah

Sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas dan kelancaran perjalanan, PT ASDP Indonesia Ferry mengumumkan bahwa rute feri antar pulau Hunimua dan Waipirit akan beroperasi selama 24 jam sepanjang libur Paskah, 3–5 April 2026. Hal ini bertujuan untuk mendukung mobilitas warga antar wilayah di Maluku, khususnya antara Pulau Ambon dan Pulau Seram.

Pola Operasional Serupa Diujicoba Selama Ramadan

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan bahwa kebijakan operasi 24 jam ini berdasarkan pengalaman sebelumnya. Pola serupa telah berhasil diaplikasikan pada masa angkutan Ramadan 1447 H, di mana sistem ini terbukti efektif dalam mengatasi kepadatan dan mendistribusikan arus penumpang secara lebih merata.

“Di wilayah kepulauan, setiap pergerakan bukan sekadar perjalanan, melainkan penghubung kehidupan,” ujarnya.

Heru juga menegaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh kesiapan armada dan kerja sama solid dengan pihak terkait. Dengan persiapan tersebut, pihaknya yakin layanan feri selama masa libur Paskah akan berjalan aman dan lancar.

Kinerja Lintasan Hunimua–Waipirit Selama Januari–Maret 2026

Dalam tiga bulan terakhir, rute Hunimua–Waipirit mencatatkan pencapaian yang menjanjikan. Selama Januari hingga Maret 2026, layanan ini melayani 150.331 penumpang dan 124.078 unit kendaraan. Dominasi kendaraan dua roda tercatat sebanyak 85.893 unit, disusul kendaraan empat roda sebanyak 25.849 unit.

“Angka ini menegaskan peran strategis lintasan sebagai urat nadi konektivitas antar wilayah sekaligus mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan ASDP,” tambah Heru.

Ferfi yang mengoperasikan rute tersebut meliputi KMP Inelika, KMP Terubuk, KMP Sardinela, KMP Tanjung Kakao, dan KMP Rokatenda. Rata-rata waktu tempuh layanan sekitar 1 jam 30 menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *