New Policy: Hari Angkutan Nasional, Terminal Kampung Rambutan gelar tes urin sopir
Hari Angkutan Nasional, Terminal Kampung Rambutan gelar tes urin sopir
Dalam rangka memperingati Hari Angkutan Nasional 2026, Terminal Kampung Rambutan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi bus. Tes urin menjadi bagian penting untuk mendeteksi penggunaan narkoba. Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, menjelaskan langkah ini bertujuan memastikan para sopir dalam kondisi fisik yang optimal sebelum mengemudikan kendaraan.
“Pengemudi diperiksa kesehatannya, seperti tes urin, gula darah, dan tekanan darah. Ini untuk memastikan mereka memberangkatkan bus dalam kondisi sehat dan tidak membahayakan keselamatan penumpang,” ujar Revi di Jakarta Timur, Jumat.
Kegiatan tersebut juga dirancang agar seluruh pengemudi siap menjalankan tugas dengan kinerja maksimal. Pelaksanaan dilakukan bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, dan puskesmas setempat. Selain itu, terminal mengadakan kerja bakti yang melibatkan karyawan PO bus dan pedagang di area operasional.
Program ini berlangsung selama tujuh hari, dengan target pemeriksaan 50 sopir per hari. Revi menegaskan bahwa hasil tes hari pertama menunjukkan kondisi umum para pengemudi dalam batas normal. Namun, dia menyatakan bahwa sopir yang positif menggunakan narkoba akan ditangani bersama tenaga medis, polisi, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) DKI Jakarta.
“Jika hasil tes urin menunjukkan positif dan membahayakan, kami tindak lanjuti bersama kepolisian dan BNN,” tegas Revi.
Dokter dari Puskesmas Pasar Rebo, Handika Sumarsono, menyebutkan pemeriksaan mencakup tekanan darah, gula darah, serta tes narkoba sebagai fokus utama. Tim medis yang terlibat terdiri dari dokter, perawat, dan petugas laboratorium, serta didukung relawan Pramuka.
“Kalau hasil tes narkoba positif, langsung kami nyatakan tidak layak mengemudi. Tapi sejauh ini, Alhamdulillah, semua pengemudi dalam kondisi sehat,” ungkap Handika.
Handika menambahkan bahwa para pengemudi dengan tekanan darah tinggi atau kadar gula dalam batas aman akan diberi obat untuk menjaga konsistensi kesehatan selama bertugas. Kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan terminal yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.