Key Issue: PPIH pastikan kesiapan layanan optimal sambut jamaah di Makkah
PPIH pastikan kesiapan layanan optimal sambut jamaah di Makkah
Makkah, Arab Saudi – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah berkomitmen untuk memastikan segala layanan telah siap secara maksimal menyambut kedatangan jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci. Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, menjelaskan bahwa prioritas utama persiapan terletak pada pengecekan kesiapan seluruh tim di lapangan sebelum para jamaah tiba.
“Persiapan kita fokus pada memastikan petugas sudah siap beroperasi, baik gelombang pertama dari Madinah maupun gelombang kedua dari Jeddah. Alhamdulillah, petugas Daker Makkah sudah mulai berdatangan,” ujar Ihsan.
Proses kedatangan petugas Daker Makkah dijadwalkan berlangsung dalam tiga hari, dengan dua penerbangan per hari mulai 23 hingga 25 April 2026. Pada hari pertama, Kamis (23/4), sebanyak 360 orang petugas dari Indonesia telah tiba dan siap mendukung berbagai pos layanan jamaah.
Keberadaan tenaga pendukung tambahan berasal dari mahasiswa Indonesia yang sedang mengikuti pendidikan di Timur Tengah. Ihsan menyebutkan bahwa hingga saat ini, tenaga dari tiga negara, yaitu Mesir, Yaman, dan Suriah, telah bergabung. “Insya Allah, seluruh tim terintegrasi untuk memastikan pelayanan haji mencapai tingkat maksimal,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa Makkah akan menjadi pusat utama kegiatan ibadah haji. Seiring mendekati fase puncak, yaitu Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), seluruh petugas dan jamaah akan berkumpul di wilayah tersebut. Untuk memperkuat pengawalan, petugas dari Daker Bandara serta Daker Madinah akan diarahkan ke Makkah.
Menyikapi tantangan operasional puncak, Ihsan memastikan bahwa tim telah merancang strategi mitigasi yang komprehensif. “Kita kembali menyiapkan layanan jamaah secara optimal, termasuk di semua titik kritis,” pungkasnya.