KAI pastikan kesiapan operasional hadapi libur panjang Hari Paskah
KAI pastikan kesiapan operasional hadapi libur panjang Hari Paskah
Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah memastikan segala aspek operasional sarana dan prasarana siap menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat selama libur panjang Hari Paskah 2026. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengungkapkan, persiapan ini mencakup kesiapan fasilitas di stasiun dan layanan pelanggan sepanjang perjalanan.
“KAI memastikan segala aspek operasional siap diwujudkan selama masa long weekend, termasuk sarana, prasarana, dan pelayanan kepada penumpang,” tutur Anne Purba di Jakarta, Kamis.
Dalam perayaan libur nasional Wafat Yesus Kristus (3 April 2026) dan Hari Paskah (5 April 2026), antusiasme masyarakat menggunakan kereta api terus meningkat. Anne menyebutkan, tingkat minat untuk bepergian sudah mulai terasa sejak awal periode libur.
“Suasana libur panjang akhir pekan pada awal April 2026 mulai terasa,” ujarnya.
Hingga 2 April 2026 pukul 15.00 WIB, penjualan tiket untuk 2–5 April 2026 mencapai 557.966 tiket dari total kapasitas 731.269 tempat duduk. Angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan kereta api sebagai alat transportasi selama libur panjang.
Menurut data, 76% dari tiket yang terjual (469.411 tiket) berasal dari KA Jarak Jauh dengan kapasitas 617.733 tempat duduk. Sementara 78% tiket KA Lokal (88.555 tiket) telah terpenuhi dari 113.536 kapasitas yang tersedia.
Untuk hari ini, Kamis 2 April 2026, proyeksi jumlah penumpang mencapai 183.157 orang. Anne mengatakan, ini menunjukkan adanya peningkatan kegiatan masyarakat sejak awal masa libur. “Angka tersebut terus bertambah seiring pemesanan tiket yang masih berlangsung,” imbuhnya.
KAI mencatat okupansi harian selama 2–5 April 2026 (per 2 April 2026 pukul 15.00 WIB): – Hari pertama (2 April): 183.157 penumpang dari 182.226 tempat duduk – Hari kedua (3 April): 139.715 penumpang dari 182.026 tempat duduk – Hari ketiga (4 April): 104.389 penumpang dari 182.028 tempat duduk – Hari keempat (5 April): 130.705 penumpang dari 181.966 tempat duduk.
“Pola ini menunjukkan masyarakat telah mulai mengatur perjalanan lebih awal untuk memanfaatkan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Anne.
Analisis KAI menunjukkan, tingginya okupansi pada rute populer juga mencerminkan keinginan masyarakat untuk melakukan perjalanan ke berbagai wilayah. Anne menegaskan, ketersediaan tiket masih terbuka dan KAI siap memastikan pengalaman perjalanan yang optimal bagi setiap penumpang.