Key Discussion: Telkomsel Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan di Hari Bumi
Telkomsel Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan di Hari Bumi
Dalam rangka merayakan Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel meluncurkan inisiatif bernama “Telkomsel Jaga Bumi Movement” di berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif ini selaras dengan tema global “Our Power, Our Planet” dan bertujuan mengurangi jejak emisi karbon secara kolektif. Kegiatan membuka peluang aksi langsung bagi masyarakat, mulai dari kompetisi inovasi hijau untuk generasi muda hingga program donasi pohon melalui penggantian Telkomsel Poin.
“Masyarakat memiliki potensi besar untuk melestarikan lingkungan, asalkan ada akses dan infrastruktur yang memudahkan mereka berpartisipasi,” kata Abdullah Fahmi, Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Jumat (24/6/2026).
Telkomsel menghadirkan “Telkomsel Jaga Bumi Movement” sebagai wadah kolaborasi, bukan hanya program sosial perusahaan. Ekosistem komprehensif dibangun untuk mendorong setiap individu berkontribusi nyata. Inisiatif ini mencakup tiga pilar utama: kompetisi inovasi, diskusi edukasi, dan aksi langsung dalam bentuk penanaman pohon.
Kompetisi Inovasi Hijau
Kompetisi nasional “Telkomsel Jaga Bumi Future Impact Challenge” menargetkan generasi muda usia 15–35 tahun. Peserta diundang untuk mengusulkan solusi inovatif terkait isu lingkungan dan perubahan iklim. Pendaftaran dibuka 22 April hingga 5–10 Juli 2026, dengan sesi final pitching pada 15 Juli dan pengumuman pemenang di Yogyakarta pada 18 Juli.
Diskusi Seri Talkshow
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat, Telkomsel mengadakan enam sesi talkshow. Acara ini mempertemukan praktisi, pakar, serta komunitas lingkungan dengan pelaku industri, membahas topik seperti iklim, ekonomi sirkular, dan masa depan lingkungan. Diskusi berlangsung dari 19 Mei hingga 16 Juli 2026.
Penanaman Pohon & Lokakarya
Telkomsel juga mengajak komunitas lingkungan untuk melakukan aksi langsung di empat lokasi strategis. Kegiatan ini meliputi penanaman pohon dan lokakarya bersama warga lokal di Ciampea Bogor (4–6 Juni), Palu (18–20 Juni), Pesisir Selatan Sumatera Barat (2–4 Juli), serta Kulon Progo Yogyakarta (16–18 Juli 2026).
Program “Telkomsel Jaga Bumi” melibatkan pelanggan dan karyawan sebagai agen perubahan. Selain itu, Telkomsel menggandeng platform Jejak.in untuk memperluas opsi donasi pohon. Pelanggan bisa menukar 5.000 atau 50.000 Telkomsel Poin melalui aplikasi MyTelkomsel atau SMS. Laporan pertumbuhan pohon dikirimkan secara berkala ke email pelanggan.
Di bidang pengelolaan sampah, Telkomsel terus memperluas kerja sama dengan PlusTik dan Liberty Society. Program daur ulang plastik mengumpulkan kemasan kartu SIM dan cangkang kartu perdana dari outlet resmi untuk diubah menjadi produk seperti blok paving, tempat sampah, dan dudukan perangkat. Selain itu, pakaian bekas karyawan juga dikumpulkan untuk diolah menjadi barang bernilai tambah.
Selama dua tahun terakhir, inisiatif ini berhasil mengajak lebih dari 121 ribu pelanggan ikut serta dalam program pengurangan karbon melalui redeem poin. Capaian mencakup penanaman 39 ribu pohon di 13 kota/kabupaten, dengan luas konservasi 37 hektar dan penyerapan emisi karbon sebesar 83 tCO2e. Informasi lebih lanjut tersedia di tsel.id/jagabumi.