Pelatih: Persaingan di internal sektor putra ketat
Pelatih: Persaingan di internal sektor putra ketat
Kota Bekasi, Jawa Barat – Galar Pandu Asmoro, pelatih panjat tebing disiplin speed Indonesia, menyatakan bahwa persaingan dalam sektor putra tim panjat tebing nasional terasa lebih sengit dibandingkan sektor putri selama persiapan Asian Games 2026. Menurutnya, di antara para atlet muda dan senior, ada semangat kompetitif yang luar biasa, dengan keinginan untuk menunjukkan kemampuan yang bisa menyaingi atau bahkan mengalahkan lawan senior.
“Selama masa latihan, persaingan di sektor putra terasa sangat sengit, terutama saat para atlet berusaha memperlihatkan ketangguhan mereka, baik dalam latihan teknik maupun simulasi pertandingan,” jelas Galar saat diwawancarai ANTARA di tempat pemusatan latihan nasional (pelatnas) tim panjat tebing Indonesia, Kamis malam.
Persaingan tersebut, menurut Galar, justru membawa dampak positif karena mendorong kualitas latihan secara keseluruhan. Baik atlet muda maupun senior tetap menjaga semangat bersaing, meski dalam suasana yang sehat dan konstruktif. Senior seperti Veddriq Leonardo dan Raharjati Nursamsa tidak hanya berusaha mempertahankan posisi mereka, tetapi juga membantu pengembangan kemampuan atlet muda.
Di sektor putri, Galar mengamati bahwa persaingan terasa lebih santai. Keunggulan atlet senior masih dominan, sehingga antusiasme para atlet muda lebih rendah dibandingkan sektor putra. Hal ini terlihat dari cara mereka mengikuti latihan, yang tidak seintens dan sekompetitif di bagian lain.
Daftar Atlet yang Berangkat ke Meisan
Dalam ajang World Climbing Asia Championship Meisan 2026, Indonesia mengirimkan sembilan atlet disiplin speed untuk mengikuti kompetisi di China, Kamis (9/4). Mereka terdiri dari lima atlet putra dan empat putri, dengan nama-nama berikut:
Sektor Putra: Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, serta Aditya Tri Syahria.
Sektor Putri: Rajiah Sallsabillah, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma.
Total Peserta di Meisan
Selain sembilan atlet disiplin speed, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) juga mengirimkan tujuh atlet lead dan boulder. Dengan demikian, total peserta yang berangkat ke Meisan, China, mencapai 16 orang.