Important Visit: Korban Meninggal dari TNI di Lebanon Bertambah

Korban Meninggal dari TNI di Lebanon Bertambah

Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang terlibat dalam misi pasukan perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) kembali kehilangan nyawa akibat serangan militer Israel. Kopral Rico Pramudia, yang sebelumnya dalam kondisi kritis, dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Beirut pada Jumat (24/4) waktu setempat, menurut pengumuman resmi UNIFIL.

Pernyataan UNIFIL

“UNIFIL menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-teman Kopral Pramudia serta kepada TNI, Pemerintah, dan rakyat Indonesia atas kehilangan yang sangat menyedihkan ini,” tulis UNIFIL dalam akun X.

Pramudia menderita cedera serius akibat ledakan proyektil yang mengenai pos UNIFIL di Adchit Al Qusayr. Serangan ini dianggap sebagai pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan resolusi Dewan Keamanan 1701, serta dikategorikan sebagai kejahatan perang. UNIFIL menuntut semua pihak untuk memenuhi kewajiban mereka sesuai hukum internasional, serta memastikan perlindungan bagi personel dan properti PBB kapan saja.

Korban Sebelumnya

Ini menjadi korban keempat TNI yang gugur di Lebanon selama perang antara Israel dan Hizbullah. Sebelumnya, tiga anggota TNI telah tewas dalam pertempuran antara Israel dan milisi proksi Iran. Mereka adalah Mayor Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Serka Muhammad Nur Ichwan, serta Kopda Farizal Rhomadhon. Upacara pemakaman ketiganya diadakan di Indonesia dan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Kontak CNN Indonesia

CNN Indonesia telah mencoba menghubungi Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, Kepala Pusat Penerangan, dan Brigjen TNI Rico Ricardo Sifrait, Juru Bicara Kementerian Pertahanan, namun belum menerima respons. [Gambas:Twitter]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *