Topics Covered: Anak Sekolah Palestina Berani Melawan Tentara Israel

Anak Sekolah Palestina Berani Melawan Tentara Israel

Sejumlah siswa Palestina mengadakan aksi protes menghadapi pasukan Israel yang menghalangi akses ke sekolah mereka. Pemblokiran jalan terjadi sejak pekan lalu, dengan pemukim Israel menggunakan kawat berduri untuk menghalangi anak-anak menuju ruang kelas di Tepi Barat. Akibatnya, siswa, guru, dan keluarga yang seharusnya berangkat ke sekolah terjebak di rumah selama hampir dua pekan, menurut laporan Al Jazeera.

Aksi pengunjuk rasa dilakukan setiap hari di dekat pagar yang memisahkan desa Umm Al Khair, Provinsi Hebron, dari jalur pendidikan. Para pelajar mengubah area di samping penghalang tersebut menjadi ruang belajar luar ruangan sebagai bentuk penolakan terhadap penutupan sekolah. Beberapa anak dilaporkan terpapar gas air mata saat turut serta dalam demonstrasi. Meski menghadapi kesulitan, para siswa tetap berusaha mengungkapkan keinginan untuk kembali bersekolah.

“Buka jalannya, buka jalannya,” teriak anak-anak itu dalam bahasa Inggris, menurut video yang dibagikan oleh kantor perdana menteri Palestina.

Berdasarkan pemberitaan, para pelajar Palestina seharusnya kembali ke kelas untuk pertama kalinya setelah lebih dari 40 hari sejak seluruh sekolah di Tepi Barat ditutup akibat perang Amerika Serikat-Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Namun, dengan jalan masih terblokir, anak-anak di desa tersebut kini tidak bisa bersekolah hampir dua bulan.

Pemblokiran jalan ke sekolah juga menarik perhatian bintang bola basket NBA, Kyrie Irving. Dikutip dari Gamecreator, pemain point guard Dallas Mavericks tersebut mengganti gambar profil Instagram-nya dengan pelajar Palestina yang berdiri di depan tentara Israel. Tindakan itu dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina. Dalam foto, seorang anak laki-laki membaca buku dari balik pagar kawat, sementara tiga tentara Israel berdiri di belakangnya.

Sebagai protes, para siswa juga menyalonkan lagu-lagu perlawanan di dekat pagar, beberapa meter dari posisi tentara. Mereka terus berusaha menunjukkan keteguhan, meski harus bersekolah di luar ruangan dan menghadapi rintangan fisik serta gas air mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *