Important Visit: Kopral Rico Meninggal, Total 4 Anggota TNI Tewas di Lebanon
Kopral Rico Meninggal, Total 4 Anggota TNI Tewas di Lebanon
Seorang prajurit TNI, Kopral Rico Pramudia, meninggal dunia setelah menerima cedera serius akibat ledakan proyektil di Adchit Al Qusayr, Lebanon. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (24/4) waktu setempat, setelah Rico menjalani perawatan intensif di Beirut. Dengan insiden ini, jumlah anggota TNI yang gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon mencapai empat orang.
Misi penjagaan perdamaian PBB di Lebanon, UNIFIL, menyampaikan duka cita atas kepergian Rico. Pernyataan resmi mereka menyatakan, “Kami mengucapkan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan rekan-rekan Kopral Pramudia, serta kepada Tentara Indonesia, pemerintah, dan rakyat Republik Indonesia atas kehilangan yang menyedihkan ini.” Mereka juga menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan UNIFIL melanggar hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.
“Kami menuntut semua pihak agar memenuhi kewajibannya berdasarkan hukum humaniter internasional dan menjamin keselamatan serta keamanan personel dan properti PBB kapan pun.”
Sebelumnya, tiga prajurit TNI telah gugur akibat serangan Israel. Mereka adalah Kopda Farizal Rhomadhon (29 Maret 2026), Mayor Zulmi Aditya Iskandar, dan Serka Muhammad Nur Ichwan (30 Maret 2026). Semua jenazah telah dibawa ke Indonesia, dengan upacara pemakaman yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Minggu (5/4).
UNIFIL menyatakan bahwa serangan sengaja terhadap pasukan mereka termasuk dalam pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional. Tindakan tersebut juga dianggap sebagai bentuk kejahatan perang, menurut pernyataan resmi organisasi tersebut.