Key Strategy: Kemenko PM monitoring dan evaluasi pelaksanaan SRMA 22 Malang

Kemenko PM Lakukan Pengawasan dan Penilaian Terhadap SRMA 22 Malang

Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat Diperkuat

Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) melakukan pengawasan serta penilaian terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 22 Malang, Jawa Timur. Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM, Abdul Haris, dalam pernyataan yang diberikan di Jakarta, Kamis, menjelaskan bahwa tindak lanjut ini dilakukan sesuai Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025. Inpres tersebut menekankan penguasaan program pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Dalam kunjungan lapangan, Abdul Haris menegaskan bahwa Kemenko PM berperan aktif untuk memastikan koordinasi efektif dalam Program Sekolah Rakyat. Menurutnya, SRMA adalah strategi utama pemerintah untuk menyediakan pendidikan gratis yang berkualitas, terutama bagi anak dari keluarga kurang mampu dan miskin ekstrem. “Pendidikan adalah faktor penting dalam mengangkat kemiskinan ekstrem,” ujarnya. Ia yakin program ini bisa mempercepat penyelesaian siklus kemiskinan yang selama ini menghambat kemajuan bangsa.

Kuantitas Siswa Menjadi Fokus Evaluasi

Abdul Haris menyoroti jumlah peserta SRMA 22 Malang, yang pada awalnya tercatat 75 siswa, kini turun menjadi 69 siswa yang aktif. “Ini menjadi bagian dari aspek yang diperhatikan dalam proses penilaian untuk memastikan kelanjutan dan keberhasilan program,” katanya. Angka ini menjadi indikator penting dalam mengevaluasi efektivitas SRMA sebagai upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Kami meyakini bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem. Melalui program Sekolah Rakyat, kami optimistis dapat mempercepat pemutusan siklus kemiskinan yang selama ini menjadi tantangan besar bagi bangsa,” ujar dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *