Special Plan: MPR minta pemerintah tingkatkan kesadaran rakyat akan vaksinasi anak
MPR minta pemerintah tingkatkan kesadaran rakyat akan vaksinasi anak
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi untuk pertumbuhan anak, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak pemerintah memperkuat komitmen dalam menyebarkan informasi terkait program imunisasi. Ia menyoroti bahwa hingga April 2026, lebih dari 2 juta anak di Indonesia belum menerima imunisasi dasar, atau dikenal sebagai zero dose. Hal ini berdampak pada kinerja tumbuh kembang anak dan meningkatkan risiko terkena penyakit.
Penyebab rendahnya kesadaran publik
Lestari Moerdijat, yang dikenal dengan nama akrab Mbak Rerie, menjelaskan bahwa keengganan masyarakat terhadap vaksinasi anak terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya adalah informasi yang tidak akurat, terutama terkait keamanan dan kehalalan vaksin. Misinformasi ini menimbulkan keraguan, sehingga menghambat kepercayaan publik terhadap program kesehatan yang dijalankan pemerintah.
“Vaksinasi dasar menjadi fondasi bagi pertumbuhan anak, yang menentukan masa depan bangsa. Maka, upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksinasi harus dilakukan secara konsisten,” ujar Lestari dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu.
Langkah strategis untuk meningkatkan akses
Untuk mengatasi masalah tersebut, Mbak Rerie menyarankan penguatan kader kesehatan di tingkat desa atau akar rumput agar informasi vaksinasi bisa sampai ke lapisan masyarakat terbawah. Ia juga menekankan perlunya pemerintah membangun fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau, sehingga masyarakat bisa lebih cepat mengakses layanan vaksinasi.
Dengan kombinasi pendidikan dan akses yang optimal, dia berharap angka vaksinasi anak di Indonesia bisa terus naik. Hal ini bertujuan membangun kekebalan kelompok yang kuat, sebagai langkah mendasar menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan berdaya saing.