Latest Program: Video: Persaingan Ketat Emiten Migas Ekspansi Bisnis Operator Migas

Video: Persaingan Ketat Emiten Migas Ekspansi Bisnis Operator Migas

Direktur Keuangan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), Adrain Hartadi, menunjukkan keyakinan positif terhadap peluang pasar sektor migas meski menghadapi dinamika geopolitik di Timur Tengah. Pada 2026, RATU membidik strategi untuk mempertahankan kapasitas produksi dengan memaksimalkan potensi sumur yang sudah ada, sekaligus menambah output melalui akuisisi satu aset baru di daerah Madura.

Dari sisi pendanaan, perusahaan mengumumkan penerbitan obligasi I dan Sukuk Wakalah I senilai Rp 800 miliar. Dana ini akan digunakan untuk mendukung operasional Blok Jabung sebesar Rp 500 miliar, sementara sisanya dialokasikan untuk mengatur kembali pinjaman berdenominasi Dolar AS. Tujuan utama adalah menjaga stabilitas kinerja perusahaan di tengah tantangan global.

Adrian Hartadi juga menyatakan bahwa ekspansi di area produksi yang sudah dimiliki menjadi prioritas strategis. Hal ini bertujuan untuk memastikan pemasukan tetap terjaga sekaligus mengembangkan lapangan migas kecil yang potensial, yang diharapkan bisa memperkuat daya tahan bisnis. Bagaimana RATU merespons perubahan kondisi global? Simak selengkapnya dalam wawancara khusus dengan Andi Shalini.

“Seperti apa strategi bisnis dan pembiayaan emiten migas menghadapi gejolak global? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Keuangan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), Adrain Hartadi dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 22/04/2026).”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *