Latest Program: IHSG Dibuka Naik 0,63% Pagi Ini
IHSG Pagi Ini Naik 0,63%
Pada Selasa (31/3/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka sesi perdagangan dengan peningkatan signifikan. IHSG bertambah 0,63% atau 45,02 poin, mencapai level 7.136,69. Terdapat 323 saham yang melambung, 117 saham mengalami penurunan, dan 518 saham masih stabil. Nilai transaksi mencapai Rp 428,2 miliar, dengan 664,3 juta saham diperdagangkan dalam 48.870 kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun meningkat menjadi Rp 12,579 triliun.
Perkembangan Eksternal Menjadi Fokus Utama
Dalam perdagangan hari ini, para pelaku pasar keuangan Indonesia akan menganalisis berbagai faktor utama dari luar negeri. Perang di Timur Tengah tetap menjadi sumber kekhawatiran utama, terutama karena gangguan di Selat Hormuz yang belum sepenuhnya teratasi. Fokus juga diberikan pada penguatan indeks dolar AS dan data tenaga kerja dari Amerika Serikat serta Jepang.
Konflik Timur Tengah Memengaruhi Pasokan Energi
Perang di Timur Tengah hingga saat ini masih berlangsung, memasuki pekan kelima. Konflik ini terus menimbulkan ketidakpastian bagi pasar global, terutama karena pengaruhnya terhadap jalur distribusi energi vital. Presiden AS Donald Trump pada Senin (30/3/2026) kembali memperingatkan Iran untuk mengembalikan akses ke Selat Hormuz, di tengah tekanan militer yang masih tinggi.
“Semua kebijakan terkait dengan mitigasi risiko dinamika global (WFH, Penyesuaian Anggaran, B-50, dll), akan diumumkan besok,” kata Susiwijono melalui keterangan tertulis, Senin (30/3/2026).
Pertamina Akan Umumkan Harga BBM Baru
PT Pertamina juga merilis harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku mulai 1 April 2026. Pengumuman ini dilakukan sekitar pukul 21.00-22.00 WIB. Sebelumnya, pada 1 Maret 2026, Pertamina telah menyesuaikan harga BBM di seluruh Indonesia, termasuk peningkatan harga untuk beberapa jenis BBM:
– RON 92 (Pertamax) naik dari Rp 11.800 menjadi Rp 12.300 per liter – Pertamax Green (RON 95) meningkat dari Rp 12.450 ke Rp 12.900 per liter – Pertamax Turbo melambung dari Rp 12.700 ke Rp 13.100 per liter – Dexlite naik dari Rp 13.250 ke Rp 14.200 per liter – Pertamina Dex berubah dari Rp 13.500 ke Rp 14.500 per liter
Sementara itu, harga Pertalite dan solar subsidi tetap stabil di Rp 10.000 serta Rp 6.800 per liter, masing-masing. Pemerintah Indonesia sendiri akan memberikan respons lebih lanjut terhadap dampak ekonomi perang AS-Israel dengan Iran, melalui kebijakan yang diumumkan pada pukul 19.00 WIB hari ini.