Kemarin – Gempa di Sulawesi Utara hingga Kebakaran SPBE Bekasi
Kemarin, Gempa di Sulawesi Utara hingga Kebakaran SPBE Bekasi
Dari Jakarta, berbagai informasi humaniora yang menarik terungkap hari ini, mulai dari guncangan bumi 7,6 magnitudo di wilayah timur laut Sulawesi Utara hingga kebakaran yang terjadi di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Kota Bekasi. Berikut rangkuman berita utama:
Gempa Bitung dan Gelombang Tsunami
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap gempa bumi tektonik berkekuatan 7,6 magnitudo yang mengguncang daerah timur laut Kota Bitung, Sulawesi Utara. Guncangan tersebut dikaitkan dengan munculnya gelombang tsunami kecil di sejumlah wilayah pesisir.
BNPB mendeteksi gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, memicu gelombang tsunami kecil di sejumlah wilayah pesisir.
Warga Manado Meninggal Akibat Gempa
Basarnas mencatat bahwa satu warga di Manado mengalami kematian akibat gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang bersumber dari wilayah timur laut Bitung, Sulawesi Utara, Kamis pagi.
Basarnas sementara ini mencatat satu warga di Manado meninggal dunia akibat gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang bersumber dari wilayah tenggara Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis pagi.
Tsunami Berakhir, Laut Kembali Stabil
BMKG menyatakan bahwa ancaman tsunami akibat gempa Malut-Sulut telah berakhir. Kondisi laut kini stabil, menurut pihaknya.
BMKG menyatakan potensi tsunami akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara (Malut)-Sulawesi Utara (Sulut) sudah berakhir. Laut kembali stabil.
Pratama Arhan, Lulusan Perdana Udinus dengan Ijazah Blockchain
Selain bencana alam, terdapat berita penting tentang pendidikan. Pesepakbola Pratama Arhan akan menjadi lulusan pertama Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang yang menerima ijazah menggunakan teknologi blockchain.