New Policy: Penampakan Gereja Pertama IKN Hampir Rampung, Tinggal Tunggu Vatikan
Penampakan Gereja Pertama IKN Hampir Rampung, Tinggal Tunggu Vatikan
Proyek pembangunan Gereja Santo Fransiskus Xaverius di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mencapai tahap akhir, dengan konstruksi mencapai sekitar 99 persen. Pekerjaan interior, ornamen, fasad, serta penataan lanskap sedang dikerjakan. Gereja ini akan menjadi tempat ibadah yang bisa menampung 1.500 orang di ruang dalam dan 1.000 orang di area luar, dengan anggaran Rp704,9 miliar.
Status Basilika Masih Menunggu Persetujuan Vatikan
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI mengungkapkan bahwa status Basilika Nusantara Santo Fransiskus Xaverius belum ditetapkan. Status tersebut masih menunggu persetujuan dari Takhta Suci Vatikan, sebagai bentuk perjelasan atas informasi yang beredar terkait pembangunan gereja tersebut.
“Penetapan status basilika mengikuti proses mekanisme Gereja Katolik universal. Permohonan disampaikan oleh Uskup Agung Samarinda setelah melalui evaluasi historis, pastoral, liturgis, spiritual, serta rekomendasi resmi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI),” kata Salman Habeahan, Direktur Urusan Agama Katolik Ditjen Bimas Katolik.
Gereja sebagai Simbol Kebhinnekaan
Direktur Urusan Agama Katolik menyatakan bahwa gereja ini diharapkan menjadi simbol persatuan dan kerukunan umat beragama di kawasan IKN. Pemilihan Santo Fransiskus Xaverius sebagai pelindung gereja mencerminkan semangat misioner, dialog budaya, serta komitmen Gereja Indonesia dalam memperkuat toleransi dan persaudaraan.
Peresmian Gereja Direncanakan Akhir Juli
Konferensi Waligereja Indonesia bersama Ditjen Bimas Katolik telah membentuk panitia untuk acara peresmian dan dedikasi gereja. Acara ini rencananya akan diadakan pada akhir Juli mendatang. Seluruh peralatan liturgi diproduksi oleh anak bangsa, sehingga basilika ini menjadi representasi dari pembangunan spiritual dan persaudaraan di IKN.