Latest Program: DPP PIKI rumuskan penguatan organisasi di tengah tantangan global
DPP PIKI rumuskan penguatan organisasi di tengah tantangan global
Jakarta – Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan Pra Kongres VII Tahun 2026 sebagai upaya mempersiapkan konsolidasi nasional. Acara ini bertujuan menentukan arah strategis organisasi di tengah perubahan dinamis dalam lingkaran global dan lokal. Dalam pernyataan pers yang diterima di Jakarta, Jumat, Ketua Umum PIKI Badikenita Sitepu mengajak seluruh anggota untuk memanfaatkan momentum kongres sebagai titik awal memperkuat kontribusi ide-ide organisasi.
Upaya memperkuat peran strategis
Sitepu menekankan pentingnya membuka ruang diskusi yang lebih luas selama pra kongres. Hal ini mencakup analisis dampak perkembangan geopolitik global terhadap posisi Indonesia. Selain itu, penguatan kehadiran PIKI di ruang publik dianggap krusial melalui optimalisasi platform digital. Forum ini dihadiri oleh jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari seluruh Indonesia.
Ada fokus khusus pada pembaruan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai alat pengelolaan organisasi yang berbasis nilai dan intelektualitas. Badikenita juga mengungkapkan rencana untuk mengadakan audiensi dengan Presiden Republik Indonesia, sebagai langkah memperkuat kontribusi pemikiran PIKI dalam proses kebijakan nasional.
“PIKI harus menata kembali fondasi organisasinya agar tidak terjebak dalam pola kemasyarakatan semata, melainkan tetap menjadi rumah bagi intelektual bangsa,” tegas Sekretaris Jenderal PIKI Audy Wuisang.
Penyesuaian dan persiapan
Pra Kongres VII PIKI 2026 diharapkan menjadi titik pertemuan antara pengembangan internal dan penyebaran ide secara eksternal. Selain itu, organisasi menargetkan penyesuaian berbagai aspek seperti perubahan nomenklatur, penguatan identitas melalui Mars PIKI yang diperkenalkan pada Rakernas 2024, serta penajaman positioning di ruang publik. Keseluruhan proses penyesuaian ini akan diselesaikan dalam Kongres 2026, sehingga pada tahun 2027 PIKI memiliki kerangka yang lebih adaptif dan terukur.
Ketua Panitia Kongres VII PIKI Benyamin Patondok memastikan semua rangkaian kegiatan pra kongres hingga Kongres 30 April–2 Mei 2026 di Jakarta akan terlaksana sesuai standar keamanan nasional. Dengan demikian, organisasi siap memperkuat perannya sebagai bagian dari ekosistem pemikiran strategis bangsa di tengah persaingan global yang semakin kompleks.