Solving Problems: Tanggapan PSSI soal paspor gate pemain Timnas Indonesia di Belanda
Tanggapan PSSI soal paspor gate pemain Timnas Indonesia di Belanda
Jakarta – Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, diwakili oleh Ketua Sumardji, memberikan respons terkait kasus paspor yang menimpa pemain Timnas Indonesia yang bermain di Liga Belanda. Saat diwawancarai ANTARA di Jakarta, Jumat, Sumardji menyatakan, “Nanti saya akan mengungkapkan pernyataan resmi mengenai masalah ini.” PSSI mengakui adanya empat pemain Garuda yang terkena dampak dari isu paspor.
Kasus ini dimulai dari Dean James, yang membela Go Ahead Eagles. Tiga nama pemain lainnya terlibat, yakni Justin Hubner (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), dan Tim Geypens (FC Emmen). Keempat pemain tersebut terdaftar dalam 25 nama yang diumumkan Dinas Imigrasi Naturalisasi Belanda Rabu lalu sebagai pelanggar izin kerja. Mereka sementara tidak diperbolehkan tampil untuk klub masing-masing atau mengikuti latihan bersama tim.
Di sisi lain, tiga pemain Timnas Indonesia yang bermain di Belanda, Maarten Paes (Ajax Amsterdam), Miliano Jonathans (Excelsior), dan Mees Hilgers (FC Twente), tidak tercantum dalam daftar tersebut. Maarten Paes, yang baru didatangkan Ajax di putaran kedua, disebut tidak terlibat karena administrasi klubnya dianggap lebih teliti.
Asal Usul Isu Paspor
Permasalahan bermula dari podcast de Derde Helft yang menyebut James melanggar aturan izin kerja karena disinyalir masih menggunakan status pemain Belanda dalam kontrak musim ini. Sinyal ini lalu disampaikan ke manajemen NAC Breda, yang mengalami kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles pada 15 Maret lalu. Dalam laga tersebut, James bermain 75 menit sebagai bek kiri sebelum digantikan Eus Waayers.
“Jika status James tidak sah, kami ingin pertandingan diulang,” tutur manajemen NAC Breda dalam suratnya.
Kebijakan Breda memicu klub-klub lain untuk menyatakan kecurigaan serupa. TOP Oss, yang kalah dari Willem II dengan skor 1-3 pada 14 Maret, juga meminta pertandingan direvisi jika status Nathan Tjoe-A-On tidak valid.
Dua hari sebelum empat nama pemain Indonesia dirilis oleh Dinas Imigrasi, Justin Hubner belum menyadari kasus ini. Hal tersebut diungkapkan setelah ia tampil dalam laga kekalahan Timnas Indonesia 0-1 kontra Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin. Ia memulai pertandingan sebagai starter.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi (soal kasus ini),” ujar Justin. “Saya tidak tahu (apakah bisa bermain) saat menghadapi AZ Alkmaar akhir pekan ini.”
Kasus paspor gate ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan klub serta kepatuhan pemain terhadap aturan administrasi di luar negeri. PSSI menunggu waktu yang tepat untuk memberikan penjelasan resmi.