Main Agenda: Panitia prediksi 4.000 jemaat hadiri puncak paskah Gereja Santa Maria
Panitia prediksi 4.000 jemaat hadiri puncak paskah Gereja Santa Maria
Jakarta – Gereja Katolik Santa Perawan Maria Ratu Blok Q, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, memproyeksikan partisipasi sekitar 4.000 jemaat dalam ibadah puncak Paskah pada Sabtu (4/4). Ini dianggap sebagai momen utama, mengingat hari tersebut merupakan Sabtu Paskah dan Malam Paskah. Dua misa akan digelar, satu dalam Bahasa Inggris dan satu dalam Bahasa Indonesia, menurut Christopher Widyastanto, Ketua Panitia Besar Paskah 2026. “Kita yakin jumlah jemaat akan mencapai 3.800 hingga 4.000 orang,” ujarnya sebelum ibadah Jumat Agung, Jumat.
“Kita memang batasi jumlah jemaah yang masuk karena alasan keamanan dan antisipasi keadaan darurat. Jadi, sayangnya terbatas ya,” kata Christopher.
Acara Paskah diawali dengan Prapaskah, yaitu Rabu Abu, lalu berlanjut ke rangkaian Tri Hari Suci, termasuk Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Paskah. Panitia memberlakukan pembatasan jumlah peserta untuk menghindari kerumunan berlebihan. Langkah ini diambil mengingat lokasi gereja berada di kawasan SCBD, yang merupakan area perkantoran. “Banyak jemaat dari paroki lain yang datang ke sini,” tambahnya.
Persiapan Fasilitas
Untuk memaksimalkan kapasitas, panitia menyediakan lebih banyak bangku, menambah sistem pendingin ruangan, serta membuka lantai bawah tanah. “Kita persiapkan semua kursi, fasilitas AC, dan ruangan di setiap lantai gereja,” jelas Christopher. Keputusan ini bertujuan menciptakan kenyamanan bagi jemaat, khususnya lansia dan disabilitas yang akan didampingi hingga ke dalam ruangan.
Tema dan Jadwal Ibadah
Perayaan Paskah kali ini mengusung tema “Keutuhan Alam Ciptaan”. Pada Jumat Agung, gereja mengadakan tiga misa, yaitu jam 11.00 WIB dalam Bahasa Inggris dan dua misa lainnya pada pukul 15.00 WIB serta 18.30 WIB dalam Bahasa Indonesia. Polres Metro Jakarta Selatan juga menyiagakan 144 personel untuk menjaga keamanan di 13 titik gereja yang tersebar di wilayah tersebut.