Sejarah Baru! Utang China Kini Lebih Besar dari Uni Eropa
Sejarah Baru! Utang China Kini Lebih Besar dari Uni Eropa
Pada 2025, total utang pemerintah Tiongkok mencapai 18,7 triliun dolar Amerika Serikat, mengalahkan total utang Uni Eropa yang sebelumnya lebih rendah. Angka ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam struktur utang global, dengan Tiongkok akhirnya menjadi pemegang utang terbesar di benua Eurasia.
Lanskap Utang Global Berubah
Kenaikan utang Tiongkok mencerminkan perubahan besar dalam dinamika kredit internasional. Meski masih kalah dari Amerika Serikat yang mencapai 38,3 triliun dolar, laju pertumbuhan utang Tiongkok terus mengalahkan negara-negara Eropa. Setelah 2020, ekspansi utang Tiongkok menjadi lebih intensif, terutama akibat kebijakan pemerintah yang fokus pada investasi infrastruktur.
Persilangan ini menunjukkan seberapa cepat peningkatan utang China dalam dua dekade terakhir.
Sejak krisis keuangan 2008, utang AS dan Tiongkok tumbuh secara berbeda. Pada masa itu, utang pemerintah AS berada di sekitar 10,9 triliun dolar, hampir setara dengan total utang Uni Eropa sebesar 10,7 triliun dolar. Namun, dalam dua dekade berikutnya, Tiongkok berhasil mempercepat pertumbuhan utangnya, mencapai tingkat yang lebih tinggi dibandingkan AS dan Eropa.
Faktor Penyebab Perbedaan Pertumbuhan Utang
Pertumbuhan utang Tiongkok didorong oleh kebijakan pemerintah yang fokus pada ekspansi kredit, pengembangan infrastruktur, serta pertumbuhan ekonomi yang stabil. Sebaliknya, utang Uni Eropa tumbuh lebih lambat karena kondisi ekonomi yang kurang dinamis dan kebijakan fiskal yang lebih ketat. Hal ini juga dipengaruhi oleh krisis utang yang mencapai puncaknya pada 2010-2012.