Important Visit: Pernyataan FPTI terkait perkembangan kasus pelecehan seksual pelatnas
Pernyataan FPTI terkait perkembangan kasus pelecehan seksual pelatnas
Yenny Wahid, Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), mengungkapkan informasi mengenai perkembangan kasus pelecehan seksual di pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing. Menurut Yenny, tim pencari fakta (TPF) FPTI masih aktif mengumpulkan bukti-bukti terkait kejadian tersebut.
Dalam konferensi pers di Bekasi, Jumat, Yenny menjelaskan bahwa terduga pelaku telah mangkir dua kali dari panggilan tim internal FPTI. Ia menyebutkan pelaku tidak hadir dalam pemeriksaan karena berbagai alasan yang diberikan.
“Perkembangan terbaru pada saat ini kalau tim pencari fakta internal FPTI sendiri tetap bekerja, sedang bekerja. Sudah melakukan pemanggilan kepada terduga pelaku, sudah dua kali dan dua kali terduga pelaku tidak mendatangi pemeriksaan internal oleh tim pencari fakta dengan berbagai macam alasan, ya,” ujar Yenny.
Sementara itu, Yenny menambahkan bahwa proses hukum terpisah dari pemeriksaan internal FPTI. “Nah itu harus ditanya kepada Bareskrim,” katanya. Ia menyatakan bahwa kasus ini akan dikelola baik secara internal maupun melalui jalur hukum.
Lima atlet panjat tebing telah membuat laporan ke Mabes Polri terkait dugaan tindakan kekerasan dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh mantan pelatih panjat tebing Indonesia, Hendra Basir.