10 staf medis tewas akibat serangan drone ke sebuah RS di Sudan
10 Staf Medis Tewas dalam Serangan Drone di Rumah Sakit Sudan
Khartoum, Kamis (2/4), melaporkan bahwa serangan drone terhadap Rumah Sakit Al-Jabalain di Negara Bagian Nil Putih telah mengakibatkan kematian 10 staf medis serta 22 warga sipil. Insiden ini menimpa fasilitas kesehatan yang sedang beroperasi, dengan korban mencakup pekerja medis dan staf administrasi.
“Drone milik Pasukan Dukungan Cepat (RSF) menyerang Rumah Sakit Al-Jabalain, menghabiskan nyawa 10 anggota staf dan melukai 22 warga sipil saat mereka menjalankan tugas kemanusiaan,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Sudan.
Dalam pernyataan tambahan, pemerintah mengungkapkan bahwa direktur jenderal rumah sakit, Hamid Suleiman, termasuk dalam korban tewas. Ia sedang melakukan operasi medis saat serangan terjadi.
Penargetan Warga Sipil Diprotes oleh Pemerintah
Kementerian Luar Negeri Sudan mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap prinsip kemanusiaan. Mereka menegaskan bahwa menyerang satu-satunya fasilitas kesehatan di wilayah tersebut adalah tindakan yang bertentangan dengan hukum internasional.
Konflik antara Angkatan Bersenjata Sudan dan RSF, yang dimulai pada pertengahan April 2023, telah menelan korban jiwa puluhan ribu dan mengungsi jutaan orang, baik di dalam maupun luar negeri. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi bahwa 2.036 orang tewas akibat 213 serangan terhadap fasilitas kesehatan sepanjang hampir tiga tahun konflik.