What Happened During: Jenazah prajurit TNI dipulangkan dari Turki, tiba di Soetta Sabtu sore
Jenazah prajurit TNI dipulangkan dari Turki, tiba di Soetta Sabtu sore
Jakarta – Tiga jenazah tentara Indonesia yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) akan kembali ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta. Menurut pernyataan pers Kementerian Luar Negeri, jenazah tersebut akan diterbangkan menggunakan pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 056 dari Istanbul, Turki, dan diperkirakan mendarat pada pukul 17.35 WIB. Pemulangan ini menjadi bagian dari proses penghormatan terakhir kepada prajurit yang gugur dalam tugas.
Upacara di Lebanon dan Indonesia
Setelah tiba di Tanah Air, jenazah akan disambut dengan upacara persemayaman di Bandara Soekarno Hatta. Acara ini juga menyematkan penghormatan terakhir kepada para anggota pasukan yang kehilangan nyawa. Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk disemayamkan sebelum dikirim ke daerah asal masing-masing.
Kementerian Luar Negeri melalui pernyataan persnya di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa ketiga jenazah tersebut akan diterbangkan menggunakan pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 056 dari Istanbul, Turki, dan diperkirakan mendarat pada pukul 17.35 WIB.
Pada Kamis (2/4), UNIFIL telah menyelenggarakan upacara penghormatan untuk tiga prajurit tersebut. Upacara dilakukan di Hanggar Angkatan Udara Lebanon di Beirut, dipimpin langsung oleh Komandan Pasukan (FC)/Kepala Misi UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara. Acara dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, Atase Pertahanan RI di Kairo, serta perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) di New York. Selain itu, unsur militer Lebanon dan kontingen internasional turut hadir dalam proses upacara tersebut.
Jenazah Kopda Farizal Rhomadon akan dimakamkan di TMP Giripeni, Kulonprogo. Sementara itu, Mayor Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Serka M. Nur Ichwan akan diarak ke TMP Cikutra, Bandung, serta TMP Giri Dharmaloyo II, Magelang, masing-masing. Keduanya gugur akibat serangan terhadap konvoi pasukan yang mereka kawal, terjadi di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, pada Minggu (29/3). Kejadian tersebut menambah daftar korban kehilangan nyawa selama operasi perdamaian tersebut.