Special Plan: Petugas evakuasi macan tutul masuk permukiman di Bogor
Petugas Evakuasi Macan Tutul Masuk Permukiman di Bogor
Kabupaten Bogor menjadi tempat kejadian seorang macan tutul yang berhasil dievakuasi dari area permukiman setelah masuk ke kawasan Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, pada Jumat. Kehadiran satwa liar tersebut memicu kekhawatiran warga karena dalam beberapa hari terakhir telah terlihat berkeliaran di sekitar permukiman dan memangsa ternak warga.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, petugas Kapolsek Cisarua AKP Budi Suratman menyatakan bahwa laporan awal diterima dari warga yang melihat langsung keberadaan hewan tersebut. “Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan memastikan adanya macan tutul di sekitar permukiman,” ujarnya dalam sebuah
yang diwartikan.
Dalam dua minggu terakhir, macan tutul tersebut sempat terlihat berkali-kali dan diketahui mengancam hewan ternak milik warga. Sebagai upaya pencegahan, warga setempat memasang jerat di jalur yang diduga sering dilalui satwa tersebut. Pada dini hari, suara auman keras terdengar, dan kemudian mereka menemukan macan tutul terjebak dalam perangkap.
Menindaklanjuti laporan, petugas gabungan dari kepolisian, pihak kecamatan, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) segera datang ke lokasi. Evakuasi dilakukan dengan memberikan bius melalui senapan khusus agar memastikan keamanan warga dan satwa. Setelah diamanatkan, hewan tersebut diserahkan kepada BKSDA untuk diberi perawatan lebih lanjut.
Menurut rencana, macan tutul akan dipindahkan ke Taman Safari Indonesia sebagai langkah pengawasan dan konservasi. Proses evakuasi ini bertujuan untuk mengurangi risiko ancaman terhadap warga sekitar dan menjamin keberlanjutan perlindungan satwa liar tersebut.