AFC Sanksi Persib Rp148 Juta Akibat Bentrok Suporter di Thailand

AFC Sanksi Persib Rp148 Juta Akibat Bentrok Suporter di Thailand

Persib Bandung terkena hukuman denda dari AFC sebesar US$8.750, setara Rp148 juta, karena konflik antarsuporter yang terjadi di Thailand. Sanksi ini dijatuhkan setelah sidang Komite Disiplin dan Etik AFC berlangsung pada Kamis (2/4). Dalam putusan tersebut, dinyatakan bahwa klub ini melanggar pasal 65 Kode Disiplin dan Etik AFC.

Konflik suporter yang memicu denda tersebut melibatkan para penonton Persib dan tim tuan rumah. Menurut pernyataan AFC, “penonton dari tim Terdakwa terlibat dalam pertikaian dengan penonton tuan rumah, yang dianggap sebagai tindakan perilaku tidak pantas.” Sanksi ini menandai pelanggaran keempat selama musim Liga Champions Asia Two 2025/2026, sehingga nilai denda meningkat.

Persib diberi tenggat waktu 30 hari untuk melunasi denda yang telah ditetapkan. Tidak disebutkan dalam putusan apakah denda bisa dibanding atau tidak.

Sementara itu, Ratchaburi juga mendapat sanksi serupa, namun besarnya lebih kecil, yakni US$5.000 atau setara Rp85 juta. Perbedaan ini disebabkan karena kejadian di pertandingan antara Ratchaburi melawan Persib pada 11 Februari 2026 tidak terulang. Dalam pertandingan itu, kericuhan antarsuporter sempat terjadi, bahkan hampir muncul bentrok di luar lapangan.

Persib kalah dengan skor 3-0 dalam pertandingan tersebut, yang memicu aksi kekerasan dari suporter kedua tim. Sementara itu, leg kedua yang berlangsung pada 18 Februari 2026 juga berujung ricuh, dengan sejumlah penonton memasuki lapangan. Dengan kondisi ini, hampir dipastikan Maung Bandung akan menghadapi sanksi lebih berat di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *